Home / Narasi Islam / Ekonomi

Ekonomi

MPN G2 Sebagai Revolusi Sistem Penerimaan Negara di Indonesia

Ilustrasi. (Foto: lensaindonesia.com)

Oleh karena itu, untuk menjamin keberlanjutan sistem MPN G2 hingga masa yang akan datang, maka dibutuhkan kerja keras seluruh jajaran Ditjen Perbendaharaan bersama Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Anggaran, untuk mempersiapkan aplikasi MPN G2 yang friendly bagi berbagai pengguna lintas generasi. Langkah terakhir ditutup dengan proses transfer of knowledge kepada seluruh lapisan masyarakat pengguna layanan MPN G2. Semoga inovasi ini menjadi jalan bagi terbangunnya sistem penerimaan negara mutakhir, akuntable dan memiliki validitas data yang baik.

Baca selengkapnya »

Bank Syariah Harus Optimalkan Fintech

Ilustrasi. (financialounge.com)

Financial technology (FinTech) merupakan salah satu sektor industri dalam perekonomian yang terdiri dari para perusahaan yang menggunakan teknologi untuk memberikan layanan keuangan secara lebih efisien. Menurut laporan dari Accenture menyebutkan bahwa nilai investasi ke dalam bidang fintech selama sembilan bulan pertama tahun 2015 mencapai US$ 3,5 miliar. Angka tersebut hampir mencapai empat kali lebih besar dari angka US$ 880 juta yang tercatat sepanjang tahun 2014. Sehingga dapat diprediksi akan terjadi peningkatan nilai investasi dalam bidang fintech pada tahun 2016.

Baca selengkapnya »

Bekerjalah Demi Kehormatanmu

Ilustrasi - Seorang pekerja memperbaiki sebuah rumah di Gaza yang hancur diserang Israel. (Getty Images)

Ayolah, bekerja! Bekerja sekuat dan semampu kita. Tidak perlu malu dan gengsi, apapun jenis pekerjaan yang kita lakukan asalkan halal tidak akan menurunkan derajat seseorang di hadapan Allah. Bercocok tanam, menjadi kuli bangunan, penjual bakso, tukang tambal ban, tukang cukur, itu semua lebih baik dan mulia daripada pengangguran, hidup menjadi peminta minta atau belas kasihan orang lain. Jangan hanya melihat pekerjaan dari jenis pekerjaannya tapi yang utama lihatlah halal-haram nya. Pekerjaan yang di mata manusia nampak hina namun halal jauh lebih baik daripada nampak mulia di mata manusia namun hina di hadapan Allah.

Baca selengkapnya »

Jangan-Jangan Kitalah Golongan Muthaffifin Itu

Ilustrasi. (inet)

Surat Al-Muthaffifin berbicara tentang akhlak dan perilaku yang sangat spesifik, yaitu akhlak dalam muamalah, lebih spesifik lagi akhlak ketika menakar dan menimbang. Ini berbeda dengan rangkaian wahyu yang turun sebelumnya, yang menitikberatkan pada penanaman fondasi keimanan, terutama iman kepada hari pembalasan, serta hubungannya dengan akhlak dan perilaku secara global. Surat ini menjadi ujian bagi orang-orang beriman, apakah keimanan mereka pada hari akhir serta nilai-nilai Islam lainnya yang terus-menerus dipancangkan itu jujur atau baru sampai level wacana dan pengetahuan.

Baca selengkapnya »

Masihkah Uang Menjadi Alat Penyimpanan Nilai yang Ideal?

Ilustrasi. (republika.co.id)

Berbeda halnya dengan sistem keuangan dalam ekonomi Islam, uang terdiri dari dinar dan dirham. Dinar terbuat dari emas dan dinar terbuat dari perak. Sehingga nilai intrinsik dan nominalnya seimbang. Keseimbangan nilai intrinsik dan nominal ini menjadikan nilai mata uang menjadi stabil karena uang itu sendiri berasal dari barang yang berharga. Tidak hanya berharga karena mendapatkan stempel dan pengakuan dari suatu negara. Namun dinar dan dirham akan tetap bernilai di negara manapun. Bahkan, jika negara pencetaknya telah tiada, dinar dirham tetap akan bernilai karena terbuat dari emas dan perak.Berbeda halnya dengan sistem keuangan dalam ekonomi Islam, uang terdiri dari dinar dan dirham. Dinar terbuat dari emas dan dinar terbuat dari perak. Sehingga nilai intrinsik dan nominalnya seimbang. Keseimbangan nilai intrinsik dan nominal ini menjadikan nilai mata uang menjadi stabil karena uang itu sendiri berasal dari barang yang berharga. Tidak hanya berharga karena mendapatkan stempel dan pengakuan dari suatu negara. Namun dinar dan dirham akan tetap bernilai di negara manapun. Bahkan, jika negara pencetaknya telah tiada, dinar dirham tetap akan bernilai karena terbuat dari emas dan perak.

Baca selengkapnya »

Tapal Batas Zaman

Ilustrasi. (10wallpaper.com)

Realitas yang terlihat pada lapisan masyarakat pada umumnya sudah siap dan mampu mengikuti trend perkembangan. Namun yang disesalkan adalah pola prilaku sebagian oknum yang terlibas dalam pertarungan pasar sehingga mengalami kerugian. Lalu berupaya untuk mencari delik masalah dan menuntutnya pada ranah hukum. Di sinilah negara harus mampu hadir dan menjembatani disparitas yang ada. Bahwa ada masyarakat, elit, pengusaha, pelaku ekonomi dan semua yang terlibat di dalamnya untuk mendapatkan sentuhan keadilan dan kesejahteraan yang sama.

Baca selengkapnya »

Peluang Persaingan Bisnis

Ilustrasi. (m.c.lnkd.licdn.com)

Kita sebagai warga negara Indonesia harus bangkit dan bangga dengan produk lokal yang berkualitas dan menjadi tuan rumah untuk negerinya sendiri sehingga mempunyai rasa kecintaan tersendiri bagi Indonesia. Selain itu, Indonesia juga memerlukan bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha produk lokalnya agar bisa menarik minat masyarakat dan kesadaran cinta tanah air. Serta pemerintah juga memberikan kebijakan atau dukungan agar pengusaha dan pengrajin Indonesia dapat memproduksi barang yang lebih berkualitas, murah dan punya daya saing tinggi.

Baca selengkapnya »

Mengubah Paradigma Wirausaha

Ilustrasi. (dakwatuna.com)

Negara kita membutuhkan wirausaha yang berkarakter inovatif yang terus berpikir kreatif dalam melihat peluang dan memanfaatkan keadaan sesulit apapun. Hanya dengan semangat berwirausaha, inovatif pengembangan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah, negara ini dapat dikelola dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Memang pemuda Indonesia sebagian besar tidak dibesarkan atau dididik dalam budaya wirausaha, oleh karenanya pendidikan kewirausahaan menjadi sangat penting untuk diajarkan sejak dini. Sehingga ketika sudah dewasa akan lebih siap untuk menjadi seorang wirausaha sukses.

Baca selengkapnya »

Ekonomi Islam Harga Mati

Ilustrasi. (inet)

Jika ekonomi Islam tidak ditegakan dan diterapkan, tentu saja bersiap akan kehancuran dan keberkuasaan segelintir orang yang tidak berperikemanusiaan. Ekonomi Islam adalah harga mati. Yakinkan, dan pastikan kita adalah salah satu dari pejuang ekonomi Islam itu, hingga pada saat Allah menanyakan di mana posisi kita saat carut marut kedzaliman yang bersumber dari ekonomi merajalela, kita tahu di mana posisi kita.

Baca selengkapnya »