Home / Narasi Islam / Ekonomi

Ekonomi

Haruskah Indonesia Selalu Menerima Investasi Asing?

Indonesia mulai dibanjiri tenaga kerja asing, terutama dari Tiongkok (ilustrasi).  (sindonews.com)

Keuntungan lain dari dari peningkatan daya beli masyarakat yaitu perputaran angka lebih banyak terdapat di dalam negeri sehingga uang ini akan menambah pendapatan Negara dengan pajak. Kedua, meningkatkan pajak secara progresif terhadap barang mewah impor. Realitas yang ada saat ini pemerintah mengambil pajak barang mewah. Ketiga, konsep pembangunan yang berkesinambungan, berlanjut dan mengarah pada satu titik maksimalisasi kekuatan ekonomi nasional, melepaskan secara bertahap ketergantungan utang luar negeri. Keempat, menggalakan kebanggaan akan produksi dalam negeri, meningkatkan kemauan dan kemampuan ekspor produk unggulan dan membina jiwa kewirausahaan masyarakat.

Baca selengkapnya »

Riba dan Realita

Ilustrasi. (blogcheps.wordpress.com)

Solusi bank syariah, asuransi syariah, dana pensiun syariah dan lain sebagainya bisa terus disempurnakan dan diupayakan untuk menjadi solusi yang bener-bener syar’i; namun solusi syar’i yang paling luas aplikasinya dan sesuai tuntunan yang sesungguhnya adalah menggalakkan perdagangan atau jual beli dan sedekah. Di dalam Al-Quran, ‘lawan’ dari riba hanyalah jual beli dan sedekah; maka inilah yang seharusnya digalakkan di masyarakat dan diajarkan sejak anak-anak. Anak-anak lebih baik diajari berdagang dan bersedekah ketimbang diajari menabung.

Baca selengkapnya »

Haruskah UMKM Menerapkan Prinsip Islam?

Ilustrasi. (Foto: dolmetscher-avdimetaj.com, Modifikasi: dakwatuna.com/hdn)

Tidak dapat dipungkiri bahwasanya Indonesia dengan beribu-ribu pulau dan saat ini menduduki peringkat 5 besar dengan penduduk terbanyak di negara tersebut, yaitu kurang lebih 250 juta jiwa di dalamnya dan hampir 80% warga negara Indonesia adalah umat muslim, dan sekitar 57,9 juta pelaku UMKM di Indonesia. Di 2016 diperkirakan jumlah pelaku UMKM terus bertambah.

Baca selengkapnya »

Memasuki Era Digital, Pengusaha Muslim Harus Melek Teknologi

Ilustrasi. (isaacribeiro.com.br)

Banyak yang harus dipersiapkan oleh pengusaha muslim untuk bisa berjaya di era digital dan pasar global ini. Di antaranya dengan selalu menjaga kualitas produk, mengemas produk dengan packaging yang menarik, harga yang bersaing, serta memperkuat jaringan dan kerjasama. Pemanfaatan digital marketing dalam memasarkan produk merupakan faktor yang sangat penting untuk dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Pengusaha muslim harus konsisten melakukan inovasi guna menjaga eksistensi nya dalam persaingan pasar global.

Baca selengkapnya »

Realisasi Peran LAZ Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Memandirikan Umat Melalui Advokasi Kebijakan

Sumber: BPS (2011-2015), diolah. (Muhammad Rofik)

Advokasi kebijakan LAZ dan BAZNAS yang bisa dilakukan dalam segi penghimpunan adalah bekerja sama dengan otoritas jasa keuangan dalam bentuk strategi penghimpunan zakat institusi-institusi keuangan yang berada di bawah kendali OJK baik perbankan, industry keuangan non bank dan pasar modal, seperti menetapkan syarat saham-saham yang masuk kategori saham syari’ah melalui penerapan kewajiban zakat yang harus mereka tunaikan. Kemudian dari segi pendayagunaan, LAZ dan BAZNAS bisa bekerja sama dengan kementrian koperasi dan UKM melalui programnya yaitu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta pendampingan pelaku usaha mikro yang mana memiliki tujuan yang sama dalam rangka memandirikan umat yang terpuruk dalam kondisi kemiskinan agar tidak selamanya mengharapkan pemberian dan belas kasihan orang lain, karena melalui kerja sama ini LAZ dan BAZNAS tidak hanya terbantu dengan sumber daya manusia yang memadai namun Lembaga Amil Zakat juga bisa banyak belajar terkait penyaluran pembiayaan dan pemberdayaan UKM secara professional. Lalu dalam segi penyalurannya, baik dalam bentuk program pendidikan dan kesehatan maka LAZ dan BAZNAS bisa bersinergi dengan Kemendikbud dan Kemenag mengenai program pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan program kesehatan gratis seperti kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diselenggarakan oleh kementrian kesehatan.

Baca selengkapnya »

Langkah Strategis Menuju SDM Ekonomi Syariah Berdaya Saing

Sumber: World Islamic Banking Competitiveness Report 2014-2015, EY and MEGA.

Oleh karena itu perlu langkah strategis Menuju SDM Ekonomi Syariah Berdaya Saing. Sebagai perwujudan komitmen untuk proaktif mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan Islam di Indonesia, Bank Indonesia bekerja sama dengan Islamic Research and Training Institute – Islamic Development Bank (IRTI – IDB) menyelenggarakan Seminar "Pengembangan Sumber Daya Manusia (Human Capital Development)" pada tanggal 13 Mei 2016 di Jakarta. Seminar yang mengangkat tema "Mencetak Sumber Daya Manusia yang Kompetitif bagi Pemberdayaan Ekonomi (Producing Competitive Human Capital for Economic Empowerment)" tersebut menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendar sebagai keynote speaker. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Pertemuan Tahunan ke-41 IDB Group. Berikut Keynote Speech Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendar.

Baca selengkapnya »

E-Commerce Solusi Bagi UMKM

Ilustrasi. (images.eventshigh.com)

E-commerce merupakan peluang besar bagi para UMKM dalam mengembangkan usahanya. Cara mudah dalam penggunaan e-commerce bagi para UMKM sangat mudah. Para UMKM setempat (dalam lingkup daerah) dapat membentuk suatu kelompok usaha di mana dalam kelompok usaha tersebut dapat dibuat suatu program pemasaran melalui internet untuk memudahkan para UMKM dalam memasarkan produknya. Dalam media tersebut dapat dijual berbagai produk-produk dari berbagai macam UMKM.

Baca selengkapnya »

MPN G2 Sebagai Revolusi Sistem Penerimaan Negara di Indonesia

Ilustrasi. (Foto: lensaindonesia.com)

Oleh karena itu, untuk menjamin keberlanjutan sistem MPN G2 hingga masa yang akan datang, maka dibutuhkan kerja keras seluruh jajaran Ditjen Perbendaharaan bersama Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Anggaran, untuk mempersiapkan aplikasi MPN G2 yang friendly bagi berbagai pengguna lintas generasi. Langkah terakhir ditutup dengan proses transfer of knowledge kepada seluruh lapisan masyarakat pengguna layanan MPN G2. Semoga inovasi ini menjadi jalan bagi terbangunnya sistem penerimaan negara mutakhir, akuntable dan memiliki validitas data yang baik.

Baca selengkapnya »