Topic
Home / Narasi Islam / Ekonomi (halaman 10)

Ekonomi

Ekonomi Islam Menjadi Tren Dunia

Hal yang paling menonjol dalam ekonomi Islam adalah di mana ekonomi Islam menjunjung tinggi harakat dan martabat manusia dan mengutamakan keadilan. Sekarang dan ke depannya saya yakin ekonomi Islam akan menjadi dan terus menjadi tren dunia. Dikarenakan manusia sudah lelah dan bosan akan ekonomi kapitalis yang sebenarnya banyak merugikan dan mementingkan diri sendiri. Manusia akan kembali kepada fitrahnya sebagai makhluk sosial dan tidak akan merasakan kepuasan dengan hanya terus menumpuk harta karena tidak ada unsur keberkahan di sana.

Baca selengkapnya »

Pengawas Syariah Sebagai Tantangan Perbankan Islam di Nigeria

Ini menarik untuk dicatat di seluruh peradaban Islam saat ini, hanya sedikit ahli hukum yang mengatakan harus patuh akan kondisi di atas tetapi malah kebalikannya, ada beberapa yang menganggap sebagai mujtahid dengan caranya sendiri. Kebenaran dari masalah tersebut ialah penempatan semua mujtahid dalam kedudukan yang sama keduanya tidak memungkinkan dan tidak realistis, karenanya usaha dari beberapa ahli hukum untuk mengenal lebih dari satu ketegori ujtihad , disamping luasnya kemampuan intelektual dan kompetensi akademik dari ahli hukum yang memenuhi syarat seorang mujtahid untuk menempati posisi pertama.

Baca selengkapnya »

Menilai Praktik Audit Lembaga Keuangan Islam di Malaysia dan Indonesia

Saat ini, praktek audit syariah di LKI adalah tidak diatur dalam arti sebenarnya, baik di Indonesia, Malaysia atau bagian lain dari dunia yang berlatih perbankan Islam dan keuangan. Setiap LKI mengembangkan kebijakan sendiri atau minimal, checklist audit. Dengan tidak berlaku umum kriteria audit syariah, penelitian ini menemukan bahwa orang-orang yang langsung atau tidak langsung terlibat dengan audit syariah di LKI Malaysia dan Indonesia menganggap audit syariah memberikan fungsi berkembang dan memiliki kerangka yang tepat audit syariah yang akan menjadi bagian dari agenda utama mereka di masa depan.

Baca selengkapnya »

Langkah Mudah Crowdfunding

Menebarkan manfaat secara berjamaah dapat dilakukan melalui sebuah lembaga baik lembaga sosial maupun pendidikan. Salah satu lembaga pendidikan yang memiliki cita-cita untuk menebarkan manfaat kepada masyarakat luas adalah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI. Melalui Sebi Social Fund, kampus STEI SEBI memiliki sebuah mimpi untuk memberikan beasiswa full kepada seluruh mahasiswa. Sebab menurut Bapak Endang Ahmad Yani selaku wakil Ketua IV kampus STEI SEBI mengatakan bahwa pendidikan dipengaruhi oleh infrastruktur, akses beasiswa, dan kualitas.

Baca selengkapnya »

Trustworthy Dalam Bisnis

Trustworthy atau amanah sangat diperlukan dalam seluruh aspek kehidupan. Salah satu contohnya adalah ketika kita menjalankan suatu bisnis. Maka selain kita meningkatkan kualitas barang yang dijual, mendongkrak penjualan dengan strategi marketing yang kreatif, kita juga harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Menciptakan sebuah ‘trust’ yang menjadi instrumen penting dalam keberlangsungan suatu usaha. Trustworthy atau amanah terhadap konsumen yang tidak terjaga dengan baik, maka akan berdampak terhadap hancurnya suatu bisnis atau usaha.

Baca selengkapnya »

Strategi Cerdas Perencanaan Keuangan Pribadi

Perencanaan keuangan bagi setiap individu sangat penting untuk membantu merencanakan keuangan masa depan dengan baik, karena banyak orang yang tidak bisa merencanakan keuangannya sehingga menyebabkan keadaan keuangan yang merugikan. Salah satu contoh akibat tidak merencanakan keuangan dengan baik adalah seseorang yang tidak mampu memanage pemasukan dengan baik sehingga pengeluarannya lebih banyak dari pada pemasukan sehingga terjadi defisit.

Baca selengkapnya »

Optimalisasi Potensi Wakaf Uang Dalam Pembangunan Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Kecil

Pengelolaan wakaf uang di Indonesia masih jauh dari kata maksimal, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) bahwa aset wakaf uang yang sudah terkumpul di Indonesia per Desember 2013 baru mencapai Rp 145,8 M, sedangkan potensi wakaf uang sebesar Rp 60 triliun per tahunya. Potensi ini diasumsikan 50 juta warga negara  bersedia mewakafkan uangnya sebesar Rp 100 ribu per bulan.

Baca selengkapnya »

Oikonomia dan Chrematistike

Ekonomi selalu diasalkan dari kata Yunani “oikos” dan “nomos”. Dari situ terbentuk kata oikonomia (tata kelola rumah tangga) dan oikonomike (seni mengelola rumah tangga). Xenophon (430-354 SM) dan Aristoteles (384-322 SM) konon yang mula mengemukakan istilah ini. Cuma, Aristoteles (pada bagian awal buku Politikon) buru-buru menambahkan satu istilah baru, yakni chrematistike, dan mengemukakan perbedaan mendasar antara oikonomia dan chrematistike.

Baca selengkapnya »

Inovasi Kepedulian dalam Bentuk Sosial Ekonomi

Inovasi dalam kepedulian dapat ditunjukkan dalam bentuk sosial ekonomi, yaitu di mana kita peduli dengan keadaan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan ilmu-ilmu sosial sebagai bentuk kepedulian. Inovasi kepedulian tersebut perlu ditiru dan dikembangkan khususnya bagi para pelopor ekonomi syariah. Sebab berbicara ekonomi syariah maka berbicara sektor riil, bagaimana cara menumbuhkan kepedulian untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat menengah ke bawah dengan sektor riil.

Baca selengkapnya »
Figure
Organization