Home / Pemuda / Pengetahuan

Pengetahuan

Manusia dan Akal

Ilustrasi. (pencilbooks.wordpress.com)

Dalam beragama, kita sebagai manusia harus mempergunakan akal kita. Namun yang harus diperhatikan adalah, akal tidak kita jadikan segala-galanya sehingga kita pada akhirnya melanggar atau mengingkari perintah serta wahyu Allah swt. Jika kita melanggar wahyu Ilahiyah, maka sudah tidak berarti lagi beragamanya kita, Alquran, serta teladan dari Nabi Muhammad saw. Hal tersebut karena kita lebih mengutamakan akal dan mengesampingkan wahyu Ilahiyah. Oleh karena itu, tetap ada batasan-batasan yang tegas antara mana yang harus menggunakan akal, dan mana yang harus diterima sebagai suatu ketentuan Allah swt, yang disampaikan melalui Rasulullah (Alquran ataupun As-Sunnah).

Baca selengkapnya »

Sketsa Remaja dalam Labirin Teknologi

Ilustrasi. (Foto: inet)

Sebagai negara yang memiliki Pancasila, dengan sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”, pandangan baru terhadap IPTEK harus dikaji dengan benar. Sudah sejatinya kita menyiapkan antisipasi dalam menghadapi masalah ini. Sebagai negara yang mayoritas Islam, kita harus mempertahankan nilai-nilai Islam. Menanamkan nilai-nilai Islam dalam setiap teknologi yang digunakan, supaya kita tidak gampang terkana arus pemikiran yang dapat merusak jati diri bangsa. Sistem Islam yang terstruktur dalam menentukan kebijakan publik yang ada di Indonesia harus dikuatkan.

Baca selengkapnya »

The Hidden Messages: Belajar Tauhid dari Tubuh Kita

Alveolar macrophage phagocytosis of E. coli. (denniskunkel.com)

Jika kita melihat tubuh kita lebih dekat lagi, dalam skala mikrometer hingga nanometer maka kita akan menyaksikan kehidupan terkecil yang begitu luar biasa di antara serangkaian besar kehidupan di alam semesta ini. Sel-sel dalam tubuh kita yang kesemuanya berjumlah sekitar 100 triliyun, mereka seolah olah mengerti bahasa satu sama lain. Sel dalam tubuh kita memiliki bahasa untuk berkomunikasi, melalui molekul-molekul kimia yang berjuta banyaknya.

Baca selengkapnya »

Pertanian Dalam Peradaban Islam

petani

Pada dasarnya Indonesia memiliki potensi produk pangan yang tersebar luas disetiap pelosok daerah dan bermacam-macam hasil pangan yang begitu luar biasa. Sayangnya untuk saat ini para pemangku kebijakan di Indonesia masih salah kaprah dan kiblat untuk mengatur kebijakan yang menunjang potensi pertanian di Indonesia. Jika ingin benar-benar maju peradaban pertanian di Indonesia dapat mengikuti jejak peradaban pertanian umat muslim di zaman keemasan dahulu, serta pengaturan berbagai macam kebijakan regulasi pemerintah Indonesia untuk mendukung pertanian yang pro petani kecil

Baca selengkapnya »

Studi Ilmiah Sederhana Fenomena Pohon yang Menangis di Blitar

"Pohon menangis" di Blitar. (detikcom)

Beberapa hari ini kita dikejutkan oleh berita adanya pohon yang menangis (meneteskan air pada malam hari) di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Bahkan masyarakat dari berbagai wilayah mulai berdatangan, mulai dari hanya penasaran hingga menganggap pohon tersebut membawa kebaikan. Menjadi sangat mengkhawatirkan apabila fenomena alam yang dapat dijelaskan secara ilmiah justru dianggap sesuatu yang mistis oleh masyarakat.

Baca selengkapnya »