Home / Pemuda / Mimbar Kampus

Mimbar Kampus

Dari Siswa Menjadi Mahasiswa

Ilustrasi. (Foto: tribunnews.com)

Mahasiswa harus identik dengan 2 kata yaitu idealisme dan kontribusi. Dengan idealisme mahasiswa berpijak, dan dengan kontribusilah mahasiswa mempunyai arah gerak. Kedua hal itulah yang dirasa pula menjadi tantangan ke depan, karena tak dapat dipungkiri karakter mahasiswa yang apatis dan invidualis menjadi momok mahasiswa saat ini.

Baca selengkapnya »

Cara Membuat Kuesioner untuk Lembaga Dakwah Kampus

Logo FSLDK Indonesia.

LDK yang bertugas menjadi pelayan kampus, agaknya perlu mengetahui demand (permintaan) yang dibutuhkan oleh masyarakat kampus (red: objek dakwah) salah satunya dengan menggunakan metode Kuesioner. Ternyata dalam pembutan kuesioner ini pun tidaklah mudah dan segampang kelihatannya. Bagi yang menginginkan hasil maksimal dari kuesioner ini, perlu dimatangkan betul terkait persiapan pengambilan sampel hingga pengolahan datanya.

Baca selengkapnya »

Gengsi Itu Bernama Perguruan Tinggi Negeri

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) - Foto: bta45.com

Hakikat pendidikan itu, tidak cukup mengajarkan kita untuk harus menghormati perbedaan, tanpa benar-benar tau mengapa kita harus menjunjung tinggi, dan mengkolaborasikan keindahan di dalam perbedaan yang ada. Pendidikan tidak mengajarkan manusia untuk menjadi seorang robot, namun menjadi manusia yang tau akan mimpi-mimpinya dan mau untuk memperjuangkannya. Pendidikan bukanlan sumber ketakutan dan tekanan hingga mematikan imajinasi anak, namun dia adalah perantara dan simbol kebangkitan suatu peradaban bangsa.

Baca selengkapnya »

OSPEK Sehat, Bukan OSPEK Ajang Bullying

Ilustrasi. (majalahouch.com)

OSPEK yang sehat merupakan OSPEK yang bertujuan murni untuk membantu mahasiswa baru untuk lebih cepat mengenal medan kampusnya. Masa awal perkuliahan merupakan masa peralihan, dari status siswa menjadi mahasiswa, yang cukup berat bagi mahasiswa baru. Pada masa-masa ini, mahasiswa baru membutuhkan pemahaman yang cukup, setidaknya atas; sistem akademik yang berlaku di perguruan tinggi, sarana pengembangan diri di lingkungan kampus, peran dan fungsinya sebagai mahasiswa, hingga pengenalan wilayah kampus dan sekitarnya. OSPEK haruslah menjadi sarana akselerasi mahasiswa baru, agar dengan waktu yang relatif cepat dapat beradaptasi dengan kehidupan kampus sebagai mahasiswa.

Baca selengkapnya »

Serial Kampus Madani: (Masih) Memimpikan Kampus Madani, Akankah Terwujud?

Ilustrasi. (ridwansyahyusufachmad.wordpress.com)

Mari kita tarik kembali pada konsepsi perwujudan kampus madani. Bahwasannya konsep tersebut tidaklah mustahil ketika sumber dayanya mumpuni. Dibutuhkan totalitas dalam berdakwah oleh para aktivis yang tergabung di dalamnya. Dan yang terpenting menjaga ghirah itu agar tidak pupus, justru harus semakin baik pada generasi penerus kita. Jika kampus madani adalah sebuah impian, barangkali kita harus tetap menjaga impian itu. Mengutip pernyataan Imam Syahid Hasan Al-Banna bahwa apa yang kita impikan hari ini, adalah kenyataan di masa depan. Tinggal sekarang, mampukah kita memiliki ghirah laksana para pendahulu kita?

Baca selengkapnya »

Kami Akan Tetap Mencintai Anda

Pembakaran Masjid di Tolikara, Papua.  (ri.co.id)

Maka kami juga mengingatkan kepada saudara-saudara kami di seluruh Indonesia untuk tetap menebar kebaikan bagi siapa saja di sekitar kita. Tetap tunjukkan bahwa Islam adalah agama mulia sejak dari awalnya. Musuh kita bukanlah orang yang berbeda agama yang ada di sekitar kita selama ini. Musuh kita adalah mereka yang sedang melecehkan martabat kita. Sampai kita benar-benar tau siapa mereka, jangan pernah mengambil tindakan diluar nilai-nilai kemuliaan yang diajarkan Rosul kita yang mulia.

Baca selengkapnya »

Strategi Opini dan Sikap Terhadap LGBT dan Pernikahan Sesama Jenis

Haramnya LGBT (inet)

Saat ini simbol yang dimunculkan ke permukaan oleh kaum LGBT ini adalah pelangi dengan berbagai 'atribut' lain seperti #LoveWins dan lain-lain. Pelangi adalah simbol keragaman saja, ujar Ustadz Akmal. Mereka berusaha merebut simpati dengan secara tidak langsung mengatakan bahwa 'kami hanya beda saja kok dari kalian', sekaligus menuduh siapa saja yang menolak mereka sebagai 'anti perbedaan'. Hashtag #LoveWins juga termasuk kampanye simpatik untuk menunjukkan bahwa yang mereka perjuangkan adalah cinta, hanya saja kebanyakan orang tidak memahami cinta mereka itu.

Baca selengkapnya »

Perkembangan Infrastruktur dan Dinamika Pemikiran Islam di UIN Jakarta

Ilustrasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (wikipedia)

Kampus UIN Jakarta merupakan lokomotif pemikiran Islam Indonesia. UIN Jakarta juga bisa dikategorikan sebagai miniatur pemikiran Islam dunia. Semua pemikir dari latarbelakang yang beragam, hadir di sini. Sehingga dalam banyak literatur barat sering muncul istilah ‘ciputat factor’. Itulah bukti betapa kuatnya posisi UIN Jakarta dalam mempengaruhi wacana Islam dan kebangsaan. Sudah terlalu banyak intelektual besar yang lahir dari UIN. Sudah terlalu banyak jurnal internasional yang lahir dari pemikir UIN. Hingga di kalangan intelektual, sering muncul sebuah istilah ‘mazhab ciputat’, di mana UIN Jakarta adalah pelopor utamanya.

Baca selengkapnya »

LDK Sebagai EO?

Logo FSLDK Indonesia.

Ikhwatifillah, terkadang kita memang sering sekali memakai kacamata kuda di kepala kita, sehingga hal-hal yang begitu luas maslahatnya terkadang pandangan kita begitu kabur untuk dapat melihatnya, meskipun secercah. Saya sering membayangkan, ketika suatu saat dakwah tidak memiliki lebaga legal formal, lantas bagaimana cara dakwah kita? Ya betul dengan fardiyah. Kalau kita sudah punya lembaga legal dan formal, maka tahapan dakwah kita masuk ke ranah yang lebih jauh lagi, lebih profesional. Tanpa harus mendegradasi dakwah fardiyah kita.

Baca selengkapnya »