Home / Pemuda / Mimbar Kampus

Mimbar Kampus

Paranoid

Mungkin gangguan paranoid merupakan sebuah gangguan yang tergolong ke dalam gangguan kepribadian di mana para penderitanya mengalami ketakutan yang amat kronis atau sensitif terhadap sebuah kejadian yang mereka anggap mengancam dirinya atau kritik yang dialamatkan padanya baik itu nyata ataupun tidak nyata.

Baca selengkapnya »

Aksi Bela Rakyat 121 di Samarinda

Poin-poin tuntutan mahasiswa Samarinda ialah: Menolak dengan tegas PP. NO. 60 Tahun 2016 dan menuntut Presiden Jokowi untuk mencabut PP tersebut, Menolak kenaikan harga BBM, tarif dasar listrik serta harga cabai yang mencekik rakyat, Mengecam Presiden dan jajarannya yang saling lempar batu sembunyi tangan atas kebijakan yang dibuatnya.

Baca selengkapnya »

Dilematis Antara PTN-BH dan MWA: Studi Kasus Universitas Pendidikan Indonesia

Sangat strategis dan krusial tugas dari MWA ini, Namun sangat disayangkan dan menjadi permasalahan besar, dari 11 Kampus yang sudah PTN-BH, UPI belum melibatkan Mahasiswa dalam unsur MWA nya di dalam Statuta Univerisas. Padahal mahasiswa lah yang akan merasakan dampak langsung dari kebijakan MWA ini. kebijakan-kebijakan rektorat yang tidak pro terhadap Mahasiswa yang kerap kali dirasakan Mahasiswa UPI salah satu penyebabnya adalah karena tidak ada perwakilan mahasiswa dalam unsur Majelis Wali Amanat. Karena tentu logika rektorat sangat berbeda dengan logika Mahasiswa di lapangan.

Baca selengkapnya »

Urgensi Amal Jama’i Dalam Amanah Dakwah Kampus

jika bicara amal jama’i, memang agak panjang bahasannya. Yang jelas, ingatlah tentang apa yang ada di hati, pastikan yang utama ialah Dia, Allah subhanahuwata’ala. Jadikan dia yang utama apapun posisi kita dalam struktur kehidupan. Entah sebagai seorang aktivis BEM, entah sebagai kader dari Lembaga Dakwah Kampus, ataupun punggawa ilmu di UKM keilmuan. Utamakan islam dimanapun kita berada.

Baca selengkapnya »

Apakah Pak Jokowi Telah Berubah? Sebuah Telisik Dua Aksi Massa

Apakah Jokowi telah berubah? Dulu saat menjadi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta Jokowi terkenal seantero Indonesia sebagai pemimpin yang gemar blusukan sehingga gampang ditemui rakyatnya. Sementara sekarang, saat rakyat dari seantero Indonesia rela menghabiskan uangnya untuk transportasi dan akomodasi ke Jakarta semata-mata ingin menyampaikan aspirasi langsung tanpa hijab, mengapa Presiden tak menemui rakyatnya? Seolah dalih kunjungan kerja atau rapat menjadi wajar untuk mengabaikan rakyat.

Baca selengkapnya »

Masih 411: Presiden Merakyat(?)

Amat sangat disayangkan pak presiden lebih memilih meninjau proyek kereta bandara dibandingkan menemui ratusan ribu rakyatnya yang berdiri menantikan pak presiden. Padahal presiden Indonesia yang katanya terlabel merakyat tetapi tidak mau menemui rakyat. Yang katanya sering blusukan menemui rakyat, giliran rakyat yang menemui Anda ternyata Anda malah gak ada.

Baca selengkapnya »

Memperluas Jaringan Lembaga Dakwah

Salah satu tujuan didirikannya Salam UI (MMS, 2008:11) adalah Kolektif, maksudnya mengembangkan dan meningkatkan ukhuwah islamiyah yang dikenal dalam salah satu amal islami, sebagai sebuah bentuk amalan yang dapat mewujudkan terciptanya persatuan dan kesatuan, yang dalam hal ini dapat pula dijadikan sarana untuk terciptanya integrasi mahasiswa muslim di Universitas Indonesia. Selain Salam UI menghimpun mahasiswa muslim se UI dan bagi mereka yang sudah memiliki identitas pengurus, maka tugas mereka sesudah menyatukan mahasiswa muslim adalah meningkatkan ukhuwah Islamiyah kepada individu, kelompok, dan institusi lain.

Baca selengkapnya »

Bongkar Kebiasaan Lama Daurah Rekrutmen

Kita perlu memikirkan, mendiskusikan, dan melaksanakan hasil ide-ide kita untuk membongkar kebiasaan lama ini yang mungkin sudah tidak relevan dengan mahasiswa baru zaman sekarang. Banyak faktor yang menyebabkan Daurah Awal Fakultas sudah tidak menarik, seperti tempat yang tidak begitu jauh dari kampus atau kelewat jauh, maba ingin yang simple saja (bisa pulang, sehari selesai), pembicara yang kurang oke, publikasi yang kurang kreatif dan massif, kurangnya pendekatan kepada maba, pelayanan yang kurang all out, mentor ospek yang kurang siap, dan sebagainya.

Baca selengkapnya »

Hubungan Baik Dakwah Sekolah dan Kampus

Permasalahan antar dakwah sekolah dan kampus tak henti-hentinya terjadi pada implementasinya. Terlihat mudah, ternyata aplikasi nya sulit. Ini pun yang terjadi pada diri saya ketika pada tahun kedua di kampus. Komunikasi dan frame berbeda menjadi kuncinya agar hubungan mereka tidak bergesekan terus. Dengan dakwah ammah harakah zhahir, petinggi-petinggi DK bisa dijangkau dan diakses, tidak hanya sesame aktivis dakwah, tetapi orang umum.

Baca selengkapnya »

Kajian Core Competence Dakwah Kampus

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa kampus memiliki 4 rumpun, yakni MIPAKES, TEKNO, SOSHUM, dan VOKASI. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum LD menjalani kajian CC sesuai fakultas masing-masing. Bagi mereka yang belum percaya diri, bisa membuat kajian CC berdasarkan rumpun, di mana LDF rumpun bisa menyelenggarakan kegiatan bersama dengan isu yang fundamental dan kekinian. Kegiatan ini juga bisa berdampak kepada kedekatan LDF dengan tokoh-tokoh yang ahli di bidangnya, alumni-alumni fakultas yang sudah bersinar, dan institusi terkait yang bisa mendongkrak nama LDF di mata publik. Memulai satu kebaikan akan memunculkan kebaikan lainnya. So, mulailah dengan perlahan tapi pasti.

Baca selengkapnya »
Organization