Home / Pemuda / Mimbar Kampus

Mimbar Kampus

Lembaga Dakwah Membina Hubungan dengan Pers

Ilustrasi. (inet)

Dengan lembaga dakwah menjalin dan menjaga hubungan dengan media merupakan cara yang efektif untuk membangun, menjaga, dan meningkatkan citra atau reputasi organisasi di mata masyarakat. Media relations sangat penting artinya sebagai wujud komunikasi dan mediasi antara suatu lembaga dengan publiknya. Di sisi lain, fungsi media relations yang berjalan baik sangat bermanfaat bagi aktivitas lembaga karena pihak media memberi perhatian pada isu-isu yang diperjuangkan (Shafwatillah, 2014).

Baca selengkapnya »

Pekerjaan Utama Dosen

Ilustrasi. (Fadh Ahmad Arifan)

Ada baiknya seseorang bila mau menjadi dosen, belajar kepada para pengajar di kampus al-Azhar di Kairo-Mesir. Belajar tentang produktifitas mereka dalam berkarya. Mengapa ulama sekaligus dosen al-Azhar sangat produktif padahal di perkuliahan strata satu (S-1) tidak ada skripsi, jarang ada tugas penelitian? Kuncinya di kesadaran keilmuan. Kalau menyimak pengalaman teman-teman yang mencari ilmu di kampus tertua no 3 di dunia, di sana dibangun hubungan spiritual antara ilmu, murid dan guru. Terlihat seorang Quraish shihab yang bisa berdiskusi serta tanya jawab di dalam bus dengan Prof Abdul Halim Mahmud (doktoral di bidang ilmu tasawuf dari Universitas Sorbonne, Paris). Dari diskusi tiap hari tersebut, menghasilkan buku berjudul “Logika agama : kedudukan wahyu dan batas batas akal dalam Islam”.

Baca selengkapnya »

Equilibrium

Ilustrasi. (inet)

Indonesia telah mengalami hal demikian dimana pemerintahan sentralistik tersebut dinilai memiliki banyak kekurangan dan kurang sesuai dengan negara Indonesia yang wilayahnya luas dan beragam suku, agama, ras, dan golongan di dalam masyarakatnya. Masyarakat yang sangat heterogen tersebut harus dikelola pula oleh kekuatan-kekuatan yang ada di tiap daerahnya masing-masing karena masyarakat yang berada di daerah tersebut lah yang lebih mengetahui potensi dan hambatan terbesar dalam pembangunan di daerah tersebut. Kearifan lokal dan ciri khas tiap daerah yang sangat unik hanya mampu dikembangkan dengan adanya pelaksanaan otonomi daerah. Poinnya ada pada equilibrium atau titik keseimbangan antara kebijakan mana yang harus diambil pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca selengkapnya »

Medan Perang Intelektual Dakwah Kampus

Ilustrasi. (ridwansyahyusufachmad.wordpress.com)

Ini adalah sebuah refleksi dari salah satu misi keberadaan dakwah kampus, yaitu sebagai wadah proses pembentukan kepribadian mahasiswa agar kelak menjadi lulusan perguruan tinggi yang memiliki afiliasi kepada Islam. Misi lainnya adalah optimasi peran kampus yang terangkum dalam tridharma perguruan tinggi dalam upaya transformasi menuju bangsa berperadaban tinggi dengan masyarakatnya yang madani.

Baca selengkapnya »

Pendidikan Tinggi, Mau di Bawa ke Mana?

Ilustrasi. (inet)

Pendidikan tinggi ini, pada hari ini mulai berjalan tak tentu arah. Kualitas mahasiswa yang menurun, jauh kualitasnya dibandingkan beberapa tahun yang lalu, di mana integritas akademik adalah hal yang melekat erat di benak para mahasiswanya, kini perlahan-lahan mulai kandas. Ditambah lagi dengan isu komersialisasi perguruan tinggi yang semakin menambah daftar panjang bukti kehilangan arahnya pendidikan tinggi di tanah air ini.

Baca selengkapnya »

Jihad Mahasiswa di Era Modern

Ilustrasi. (Ria Amani)

Di sepanjang jalan pulang aku bersemangat untuk meneruskan dakwah ini, aku pikir inilah jihad saya sebagai mahasiswa. Jika dulu para sahabat berjihad di medan perang, kami berjihad dengan datang muswil untuk saling bertukar pikiran, memecahkan problem memberikan semangat dan memberikan nafas yang lebih panjang untuk jalan juang ini. Jika dulu sahabat nabi menumbangkan kerajaan Romawi dan Persia maka kami disini mencoba menumbangkan kekeliruan pemikiran pemerintah yang ada, jika dahulu orang yahudi nasrani terang-terangan melawan Islam maka kami terang-terangan menghindari ghazwul fikri sekarang, jika dahulu para penuntut ilmu menuliskan pikiran mereka untuk Islam maka kami mencabut kantuk untuk mempelajarinya, jihad di era ini adalah benani mengatakan yang hak di depan penguasa yang dzolim, jihad di era ini adalah mempelajari sirah nabi dan sahabat serta mengamalkannya, jihad di era ini adalah kita berani merasa di awasi Allah, menguatkan diri untuk bersih dari ghazwul fikri, jihad di era ini adalah berani tampil Islami di tengah jahiliyah yang merajai, berani beramar ma’ruf nahi mungkar meski sendiri, berani dakwah meski pada orang yang dekat di hati, jihad di era ini adalah mau belajar untuk meningkatkan kapasitas diri.

Baca selengkapnya »