Home / Pemuda / Mimbar Kampus

Mimbar Kampus

Equilibrium

Ilustrasi. (inet)

Indonesia telah mengalami hal demikian dimana pemerintahan sentralistik tersebut dinilai memiliki banyak kekurangan dan kurang sesuai dengan negara Indonesia yang wilayahnya luas dan beragam suku, agama, ras, dan golongan di dalam masyarakatnya. Masyarakat yang sangat heterogen tersebut harus dikelola pula oleh kekuatan-kekuatan yang ada di tiap daerahnya masing-masing karena masyarakat yang berada di daerah tersebut lah yang lebih mengetahui potensi dan hambatan terbesar dalam pembangunan di daerah tersebut. Kearifan lokal dan ciri khas tiap daerah yang sangat unik hanya mampu dikembangkan dengan adanya pelaksanaan otonomi daerah. Poinnya ada pada equilibrium atau titik keseimbangan antara kebijakan mana yang harus diambil pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca selengkapnya »

Medan Perang Intelektual Dakwah Kampus

Ilustrasi. (ridwansyahyusufachmad.wordpress.com)

Ini adalah sebuah refleksi dari salah satu misi keberadaan dakwah kampus, yaitu sebagai wadah proses pembentukan kepribadian mahasiswa agar kelak menjadi lulusan perguruan tinggi yang memiliki afiliasi kepada Islam. Misi lainnya adalah optimasi peran kampus yang terangkum dalam tridharma perguruan tinggi dalam upaya transformasi menuju bangsa berperadaban tinggi dengan masyarakatnya yang madani.

Baca selengkapnya »

Pendidikan Tinggi, Mau di Bawa ke Mana?

Ilustrasi. (inet)

Pendidikan tinggi ini, pada hari ini mulai berjalan tak tentu arah. Kualitas mahasiswa yang menurun, jauh kualitasnya dibandingkan beberapa tahun yang lalu, di mana integritas akademik adalah hal yang melekat erat di benak para mahasiswanya, kini perlahan-lahan mulai kandas. Ditambah lagi dengan isu komersialisasi perguruan tinggi yang semakin menambah daftar panjang bukti kehilangan arahnya pendidikan tinggi di tanah air ini.

Baca selengkapnya »

Jihad Mahasiswa di Era Modern

Ilustrasi. (Ria Amani)

Di sepanjang jalan pulang aku bersemangat untuk meneruskan dakwah ini, aku pikir inilah jihad saya sebagai mahasiswa. Jika dulu para sahabat berjihad di medan perang, kami berjihad dengan datang muswil untuk saling bertukar pikiran, memecahkan problem memberikan semangat dan memberikan nafas yang lebih panjang untuk jalan juang ini. Jika dulu sahabat nabi menumbangkan kerajaan Romawi dan Persia maka kami disini mencoba menumbangkan kekeliruan pemikiran pemerintah yang ada, jika dahulu orang yahudi nasrani terang-terangan melawan Islam maka kami terang-terangan menghindari ghazwul fikri sekarang, jika dahulu para penuntut ilmu menuliskan pikiran mereka untuk Islam maka kami mencabut kantuk untuk mempelajarinya, jihad di era ini adalah benani mengatakan yang hak di depan penguasa yang dzolim, jihad di era ini adalah mempelajari sirah nabi dan sahabat serta mengamalkannya, jihad di era ini adalah kita berani merasa di awasi Allah, menguatkan diri untuk bersih dari ghazwul fikri, jihad di era ini adalah berani tampil Islami di tengah jahiliyah yang merajai, berani beramar ma’ruf nahi mungkar meski sendiri, berani dakwah meski pada orang yang dekat di hati, jihad di era ini adalah mau belajar untuk meningkatkan kapasitas diri.

Baca selengkapnya »

Dari Pemuda untuk Kejayaan Peradaban

Ilustrasi. (persisalamin.com)

Saat kita mendengar kata peradaban, perubahan, dan kejayaan tentu pikiran kita akan langsung mengingat sosok-sosok luar biasa penuh semangat menggelora yang tak kenal lelah dan takut. Siapakah mereka? Ya benar, mereka adalah para pemuda. Di mana jika kita menengok sejarah pastilah di situ akan termaktub perjuangan-perjuangan heroik mereka, para pemuda yang mana menjadi tulang-inti kekuatan perjuangan.

Baca selengkapnya »

Pembentukan Moral Mahasiswa melalui Integrasi Ilmu Pengetahuan

Ilustrasi. (okezone.com)

Indonesia merupakan negara Islam yang bisa menjadi role model bagi negara Islam yang lain dengan beragai modal yang dimilikinya. Salah satu modal yang dimiliki adalah genarasi manusia muda. Modal ini harus dikembangakan melalui proses menuntut ilmu yang bermoral secara relijius khusunya di ranah perguruan tingggi. Kampus memempunyai tanggungjawab moral dalam rangka membentuk orientasi mahasiswa dalam meneuntut ilmu agar sesuai dengan ajaran Islam. Dengan demikian akan lahir generasi baru bagi Indoesia yang berilmu dan bermoral demi terciptanya tatanan masyarakatyang lebih baik.

Baca selengkapnya »