Home / Berita / Opini

Opini

Tawanan Palestina yang Terlupakan

Warga Palestina memandang ini sebuah permasalahan besar. Keluarga mereka satu persatu ditawan, bahkan termasuk anak-anak dan perempuan. Sumber situs Palestina, alresalah.ps menyebutkan, saat ini ada 58 perempuan dan 32 anak-anak di bawah umur yang ditawan. Sedangkan untuk tawanan laki-laki sebanyak 4.430 orang. 500 orang diantaranya dijatuhi vonis hukuman seumur hidup dan 600 orang lainnya menjadi tawanan administratif.

Baca selengkapnya »

Orang Munafik Lebih Berbahaya daripada Orang Kafir

Mereka yang membela dan membantu terpilihnya orang kafir sebagai penguasa sesungguhnya mereka dibutakan oleh harta yang diberikan kepadanya. Mereka dibutakan oleh kekuasaan yang diberikannya. Mereka bertutur dan berbicara didepan media dan didepna umum bahwa orang kafir diperbolehkan menjadi pemimpin dengan berbagai ilmu dasar yang mereka lontarkan. Sehingga mereka secara tidak langsung merupakan tergolong sebagai orang munafik yang menggunakan agamanya untuk mendapatkan harta dan kekuasaan.

Baca selengkapnya »

Tembok Rasial Mengisolasi Tepi Barat

Sedikitnya ada 14 titik dari tembok rasial ini yang berada di luar Zona Hijau, tapal batas yang disepakati dunia internasional antara Israel dan Palestina tahun 1948. Yang dalam perang 6 hari tahun 1967 dikuasai Israel dan dipaksa keluar sesui Resolusi PBB no. 242. Namun batasan itu ditabrak kembali oleh Israel melalui pembanguan tembok rasial, hingga mengisolir 10% wilayah Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds.

Baca selengkapnya »

41 Tahun Hari Bumi Palestina

Saat ini pemandangan harian yang disaksikan rakyat Palestina adalah perampasan terhadap tanah mereka. Lalu dirubah menjadi permukiman elit penjajah Israel. Ironis memang, di hari bumi yang memasuki tahun ke-41, kondisi yang dihadapi warga Palestina masih sama dengan yang terjadi di 41 tahun silam. Tapi hebatnya, semangat mereka sedikitpun tak pernah kendur, untuk berjuang mengembalikan tanah mereka yang telah dirampas.

Baca selengkapnya »

Hasyim Muzadi Dan Nasihat Kematian

Ali berpesan lagi, “Bawalah aku di antara rakyat. Jangan terlalu cepat, juga terlalu lambat. Jika aku memiliki kebaikan, niscaya (dengan membawa aku ke hadapan mereka) kalian telah menyegarakan aku menuju kebaikan itu. Jika aku memiliki keburukan, kalian telah mengantarkan aku untuk bertemu dengannya sebelum aku dihisab.”

Baca selengkapnya »