Topic Archives: Halaqah

Halaqah dan Solusi Hijrah

Syarat yang terakhir, lingkungan yang baik. Saya temukan langsung orang-orang yang senang memutar video youtube; membaca tulisan di facebook, whatsapp; dll yang bertemakan ilmu keislaman; namun mereka tak punya guru yang membimbing atau komunitas orang shaleh tempat saling mengingatkan. Mereka otodidak belajar Islam.

Baca selengkapnya »

Halaqah yang Dirindukan

Sempat saya ngambek untuk tidak hadir liqa, karena merasa saya tidak mendapatkan apa-apa. Seorag ustadz berkata “boleh jadi anti ditempatkan di kelompok ini, bukan agar anti banyak menerima melainkan banyak memberi”. Ah….Allah betapa kadang pesanmu begitu indah namun aku yang tak menyadarinya. Dan hari ini, dalam satu lingkaran yang sempurna, meski tidak ada materi dari murabbi, kami saling bertukar cerita, saling berbagi kabar bahagia, saling memberi kekuatan.

Baca selengkapnya »

Lingkaran Cinta

Umi Eneng terus saja melanjutkan pembicaraan kepada kami, sedangkan di antara kami tak ada satu pun yang mau memberitahukan yang telah terjadi. Akhirnya salah seorang dari kami angkat bicara dengan nada yang gemetar, “Umi, tapi kita udah foto tanpa jilbab.” Bahu beliau langsung melorot dengan sorot mata yang redup serta tak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Kami dapat menangkap sebuah perasaan kecewa dari sikap beliau yang seperti itu. Entah sejak kapan air mata ini mengalir. Merasa kami belum dapat istiqamah dengan pilihan menutup aurat. Tak lama, beliau berkata, “Tidak ada kesalahan yang terulang dua kali solehah, karena yang kedua kali tersebut bukanlah kesalahan tetapi pilihan.”

Baca selengkapnya »

Ketika Dakwah Bermuhasabah Bag.3 : Kala Murabbi Tak Sesuai Keinginan

Sekalipun seseorang lebih memiliki wawasan keislaman, lebih memiliki keutamaan di hadapan kaum Muslimin, hendaklah ia pahami bahwa jika keputusan telah diambil dan ia ditempatkan menjadi mutarabbi, hendaklah ia memiliki kerendahatian untuk taat, bahwa murabbi adalah panglima. Kita semua sadari bahwa majelis halaqah bukan semata-mata majelis ilmu, kita bisa peroleh itu dalam majelis lain, seperti kajian tatsqif, mabit, atau jalasah ruhiyah.

Baca selengkapnya »

Saat Mad’u Sudah Pintar-Pintar

Maka al-akh sejati haruslah memiliki kegiatan-kegiatan mandiri untuk menambah kapasitasnya, bukan tuntutan struktur, namun kesadaran diri seorang dai. Saat membuka agenda pekanan seyogyanya kita dapat temukan agenda menghafal qur’an dan mengkaji tafsirnya, agenda menghafal hadits dan derajatnya, membaca kitab fiqih dan pendapat para ulama. Itulah yang dinamakan Isti’ab. Syaikh Fathi Yakan mengingatkan kita dalam persoalan ini dalam bukunya yang berjudul Isti’ab.

Baca selengkapnya »

Duhai Hati… Ikhlas dan Bersabarlah…

Alhamdulillah, sampai juga,” ucapnya lirih sesaat setelah ia mengerem motor matic miliknya di tepian jalan dekat pom bensin. Sepertinya ia orang pertama yang datang. Diliriknya jam tangan yang menunjukkan waktu pukul 19.32. Ia adalah orang pertama yang hadir dekat lokasi, karena ia tidak tahu lagi jalan masuk ke gang menuju lokasi halaqahnya malam itu.

Baca selengkapnya »

Ketika Lingkaran Itu tak Lagi Berbekas

Berada di lingkaran halaqah untuk menuntut ilmu dan belajar mengamalkan Islam secara kaaffah dalam rangka mencari ridha Allah ini merupakan sebuah kado indah dan kenikmatan dari Allah yang sudah sepantasnya dan seharusnya kita syukuri serta dijaga sepanjang masa. Mari sejenak kita mengingat kembali mozaik kehidupan di episode sebelum kita mengenal dan menjadi bagian dari lingkaran kebaikan ini.

Baca selengkapnya »

“Aku Tak Butuh Murabbi”

Awal mengenal tarbiyah, Aku merasa telah berada pada jalan orang-orang yang ihsan, yaitu barisan orang-orang yang ingin melakukan perubahan dan bersedia melakukan perubahan terhadap realita saat ini. Perubahan yang diawali dari diri sendiri, keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara.

Baca selengkapnya »