Home / Sigit Kamseno

Sigit Kamseno

Kontributor di Sejumlah Media Islam Online @mistersigit blog: www.mistersigit.blogspot.com

Ketika Dakwah Bermuhasabah Bag.3 : Kala Murabbi Tak Sesuai Keinginan

Sekalipun seseorang lebih memiliki wawasan keislaman, lebih memiliki keutamaan di hadapan kaum Muslimin, hendaklah ia pahami bahwa jika keputusan telah diambil dan ia ditempatkan menjadi mutarabbi, hendaklah ia memiliki kerendahatian untuk taat, bahwa murabbi adalah panglima. Kita semua sadari bahwa majelis halaqah bukan semata-mata majelis ilmu, kita bisa peroleh itu dalam majelis lain, seperti kajian tatsqif, mabit, atau jalasah ruhiyah.

Baca selengkapnya »

Ketika Piyungan Mengejar Sensasi

Kekecewaan kader PKS dua hari ini terhadap piyungan online nampak meluas di Whatsapp, twitter dan facebook, sebagian bahkan membuat tagar #kaderPKSboikotPiyungan sebagian lain meminta berhati-hati jika melakukan share atas berita situs tersebut. Selain itu, berita mengenai hal ini juga muncul di pasberita dan berita 3 jambi.

Baca selengkapnya »

Ketika Dakwah Bermuhasabah Bag. 2: Halaqah Mekanistik

Bagi mutarabbi, selain sebagai teman, ayah, dan guru, sejatinya murabbi umpama syaikh yang mengisi ruhiyah dari kehampaan jiwa. Pandangan teduh murabbi kepada binaannya akan menguatkan iman, meneguhkan tapak. Air mata dan doanya adalah airmata binaan. Kalimat yang keluar dari jiwa dengan ruhiyah kuat akan menjelma kalimat berbobot yang berat. Berisi nasihat yang menelusup ke dalam bagian di hatinya yang paling bening.

Baca selengkapnya »

Ketika Dakwah Bermuhasabah

Angin bertiup perlahan, saya dan murabbi masih duduk di kursi bambu, di bawah rimbun pohon mangga. Teh pagi masih hangat. Ia sudah nampak tua, rambutnya sudah memutih. Matanya tak lagi bening. Lama sudah ia jalani dakwah ini sejak tahun 80-an. Dakwah ini butuh kader yang mampu membina. Ikhwah, sudahkah antum punya binaan?

Baca selengkapnya »

Memahami Fahri Hamzah dengan Kaca Pembesar

Saya tetap meyakini, atau setidaknya menaruh harap, tokoh muda seperti Fahri Hamzah menjadi pemimpin di masa depan. Dengan amanah yang jauh lebih besar dari saat ini. Sosok yang berani maju tanpa rasa takut, tanpa sikap anti terhadap kritik, dan berani untuk tidak populer. Saya mengamini apa yang dikatakan oleh Profesor Jimly Asshiddiqie, Mantan Ketua MK dan Guru Besar di Universitas Indonesia, bahwa Fahri Hamzah adalah one of the rising stars dalam jajaran elit kepemimpinan Indonesia masa depan. Rekan-rekan, percayalah, Prof.Jimly, tentu bukan orang bodoh!

Baca selengkapnya »

Hiperkorek Penulisan “In Sha Allah”

Dalam bahasa Arab, lafadz إِنْ شَاءَ اللّهُ tersusun dari tiga kata: “in, syaa-a, Allah” terdiri dari (إِنْ) yang artinya “Jika”, ( شَاءَ ) yang artinya “Dia berkehendak”, dan Allah. Secara bebas tiga kata ini dapat kita terjemahkan menjadi “Jika Allah berkehendak”. Dimaksudkan bahwa segala rencana kita hanya akan terlaksana jika Allah menghendakinya, sebuah keyakinan totalitas bahwa Tuhan Maha Berkuasa di atas segala rencana manusia.

Baca selengkapnya »

Di Depan Pusara Murabbi

Aku paham bahwa rumus kehidupan hanya dua: meninggalkan atau ditinggalkan. Tapi aku merasa begitu berat untuk menerima kenyataan bahwa ustadz yang telah mengenalkan aku ke dalam dekapan hidayah telah kembali kepada-Nya, terbaring di balik tanah ini. Semoga antum mendapatkan apa yang seharusnya antum dapatkan, ya ustadzunal kiram... Almahbuub.

Baca selengkapnya »
Organization