Home / Arsip Kata Kunci: teguh

Arsip Kata Kunci: teguh

Meneguhkan Pesantren Tanpa Rokok

Di balik meriahnya perayaan hari santri nasional kita punya satu hal yang perlu diperhatikan bersama yakni tingginya budaya merokok di kalangan santri. Memang belum ada data pasti berapa persen santri yang merokok di Indonesia namun dari pengamatan penulis angka ini cukup tinggi. Hal ini kita buktikan bila kita sering bergaul dengan mereka terutama santri di kalangan pesantren tradisional.

Baca selengkapnya »

United We Stand, Divided We Fall: Masa Depan Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus kuat menjaga budaya bangsa adalah kunci utama tidak tenggelamnya bangsa Indonesia dari berlangsungnya pasar dunia. Sebuah budaya yang memperjelas siapa Kita. Dengan itu semua Kita tidak akan membunuh satu sama lain di antara Kita, menjadi bangsa yang tidak bisa diadu domba, menjadi bangsa yang kokoh berdiri di atas kaki kita sendiri, media tidak lagi menjadi sumber berita sampah dan fitnah, pemerintah tidak lagi menjadikan BBM sebagai alat politik dan mempermainkan hukum Negara untuk melindungi kepentingan sendiri dan kelompoknya Dengan demikian Kita tak perlu lagi senjata dalam menegakkan hukum, kita hanya butuh tegaknya etika, moral dan hukum.

Baca selengkapnya »

Janganlah Berputus Asa, Ikhwah!!

Seperti itulah tabiat dakwah ini. Akan ada yang gugur dan ada yang bertahan didalam dakwah. Karena sesunggunya Allah tidak akan membiarkan dakwah ini berakhir pada kekalahan. Pastilah kemenangan akan diperoleh orang-orang beriman. Maka dengan demikian ikhwah fillah, ada sedikit perkataan menarik yang mungkin perlu kita ingat. Perkataan ini muncul dari lisan seorang da’i yang dikenal dengan Gerakan Dakwah Ikhwanul Muslimun, dan dialah As-Syahid Hasan Al-Banna.

Baca selengkapnya »

Pantaskah Kita Ditolong dan Diteguhkan?

Ketika kita sudah mampu menolong Agama Allah dengan Ikhlas, maka berbahagialah karena pertolongan Allah akan datang dari arah manapun dan dalam bentuk apapun. Kedudukan kita menjadi mulia di mata Allah dan para manusia. Kemuliaan ini bukan di akhirat, karena sejatinya ketika seorang muslim sudah masuk ke surga, pasti akan memperoleh kemuliaan. Kemuliaan ini merupakan kemuliaan dunia atas orang-orang di sekitar kita.

Baca selengkapnya »

Khutbah Idul Adha 1435 H: Generasi Idaman, Teguh Dalam Kebenaran dan Waspada Godaan Setan

“Janganlah kamu menjadi orang yang ikut-ikutan. Kamu berprinsip kalau orang lain baik, kami pun akan berbuat baik dan kalau mereka berbuat zalim, kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan maka berbuatlah kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan maka janganlah kamu turut melakukannya.” (HR. Tirmidzi).

Baca selengkapnya »

Pegang Teguhlah Jalanmu

Berjalan di jalan ini, akan tetapi jalan ini yang harusnya terus maju kini mulai melengkung dengan tujuan apapun itu. Langit siang memang akan terus berwarna biru dihiasi oleh awan-awan yang tak tentu mereka mau ke mana. sedikit demi sedikit awan tersebut akan berpindah dan di saat berpindah itulah mereka mungkin saja akan bercerai berai ataupun membentuk suatu kesatuan yang utuh.

Baca selengkapnya »

Keteguhan Hati Seorang Kakek Renta

Kakek ini berbeda. Beliau bukan sekadar mengusahakan untuk ikut shalat berjamaah kloter pertama, tapi juga mengusahakan shalat sunnahnya (rawatib). Padahal untuk berdiri takbiratul ihram saja posturnya tampak seperti setengah rukuk. Saya yang memperhatikannya, tak mampu membayangkan bagaimana rasanya menyempurnakan gerakan-gerakan shalat dengan keadaan tubuh yang sedemikian rapuhnya.

Baca selengkapnya »

Meneguhkan Jiwa Pejuang Dakwah

Aku merenung panjang, melalui pikiran. Aku tersentuh helu, melalui hati. Inilah jalan yang ku tempuh. Inilah pilihan jejak hidup yang ku pilih. Dan aku ingin kita semua merenungkan diri dengan muhasabah dalam munajat yang dilakukan. Aku ingin kita berkaca pada sejarah dengan titah emasnya untuk kita mengintrospeksi jiwa. Aku ingin kita untuk kembali lebih mengenal sosok jiwa / diri kita dengan potensi yang besar.

Baca selengkapnya »

Dakwah dan Rumah

Sangat menarik pertanyaannya. Kalau istilah pak Mario Teguh, “super sekali”. Pertanyaan yang sebenarnya mewakili banyak kalangan aktivis dakwah. Ada kondisi paradoks, satu sisi “merasa” sibuk dengan berbagai kegiatan dakwah, namun di saat yang sama melalaikan peran sebagai kepala rumah tangga.

Baca selengkapnya »
Organization