Home / Arsip Kata Kunci: kerja

Arsip Kata Kunci: kerja

Fokus Kerja Fokus Menang

Munculnya dua cagub muslim melawan petahana tetap masih dalam pertanyaan yang belum terjawab hingga saat ini, apakah itu betul rekayasa atau bukan. Tapi apapun jawabannya, dalam situasi sekarang ini, saya kira pendukung kubu Anies-Sandi harus mengerahkan seluruh energi dan kekuatannya untuk fokus pada kerja-kerja pemenangan pasangan Anies-Sandiaga. Fokus satu hebat, fokus dua berarti gagal fokus.

Baca selengkapnya »

Pernah Bernadzar Akan Berhenti Bekerja Setelah Melahirkan, Ternyata Gaji Suami Tidak Cukup, Bagaimana?

Seorang bernadzar artinya dia telah mewajibkan diri sendiri melakukan suatu hal yang aslinya tidak wajib, dalam rangka taat kepada Allah swt. Jika seseorang tidak melaksanakan nadzarnya di waktu tertentu bukan karena ada udzur/halangan, maka semua ulama sepakat bahwa dia harus mengqodhonya di waktu lain dan harus membayar kafarat, kafaratnya sama dengan orang yang melanggar sumpah.

Baca selengkapnya »

Jadikan Hari Senin Sebagai Love Day Bukan Hate Day

Hampir kebanyakan orang di dunia ini tentunya sangat membenci hari Senin atau istilah sekarang I Hate Monday karena mereka yang memiliki profesi sebagai pegawai pemerintahan maupun perusahaan harus mulai kembali beraktivitas keesokan harinya demi mencari nafkah, padahal sebenarnya dari lubuk hati paling dalam masih ingin menikmati hari libur bersama keluarga besarnya terutama bermain dengan anak di rumah.

Baca selengkapnya »

Pernah Bernadzar Akan Berhenti Bekerja Setelah Melahirkan, Ternyata Gaji Suami Tidak Cukup, Bagaimana?

Kakak saya bernadzar apabila setelah melahirkan secara normal kemudian sehat beserta anaknya, beliau akan berhenti bekerja dan fokus untuk mengurusi anak, dan sekarang beliau dan anaknya yang kurang lebih berumur 2 bulan ini sehat walafiat. Masalahnya adalah, beliau ingin bekerja kembali untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, karena jika mengandalkan gaji suaminya itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dipastikan tidak cukup, tapi beliau khawatir apabila kembali bekerja akan terjadi sesuatu pada dirinya maupun keluarganya.

Baca selengkapnya »

Dakwah, Belajar, Bekerja : Berusaha Menjadi Umat Terbaik

Menjadi umat terbaik tentu adalah tugas kita semua sebagai muslim. Oleh karena itu, kita harus memantaskan diri ini untuk menjalankan tugas sebagai umat terbaik. 'Berdakwah, Belajar, Bekerja' adalah instrumen untuk menjadi umat terbaik itu. Karena ketiga instrumen itulah merupakan bagian dari tarbiyah islamiyah (pendidikan Islam). Dan tarbiyah islamiyah inilah yang akan membentuk diri kita menjadi istimewa di hadapan Allah dan manusia. At tarbiyatu hiyya fannu sinna'atil insan, tarbiyah adalah seni menciptakan manusia menjadi istimewa. Pondasi dari dakwah, belajar, dan bekerja inilah yang kita sebut tarbiyah islamiyah.

Baca selengkapnya »

Pekerjaan Utama Dosen

Ada baiknya seseorang bila mau menjadi dosen, belajar kepada para pengajar di kampus al-Azhar di Kairo-Mesir. Belajar tentang produktifitas mereka dalam berkarya. Mengapa ulama sekaligus dosen al-Azhar sangat produktif padahal di perkuliahan strata satu (S-1) tidak ada skripsi, jarang ada tugas penelitian? Kuncinya di kesadaran keilmuan. Kalau menyimak pengalaman teman-teman yang mencari ilmu di kampus tertua no 3 di dunia, di sana dibangun hubungan spiritual antara ilmu, murid dan guru. Terlihat seorang Quraish shihab yang bisa berdiskusi serta tanya jawab di dalam bus dengan Prof Abdul Halim Mahmud (doktoral di bidang ilmu tasawuf dari Universitas Sorbonne, Paris). Dari diskusi tiap hari tersebut, menghasilkan buku berjudul “Logika agama : kedudukan wahyu dan batas batas akal dalam Islam”.

Baca selengkapnya »

The Amazing of Amang Cilok, Lebih Dari Sekadar “Cilok”

Totet-Totet-totet! Mataku mengikuti langkah seorang bapak penjual jajanan yang biasa kupanggil Amang, menuntun sepeda dagangannya lalu parkir tak jauh dari tempatku duduk. “Cilok? Woah..” aku merasa bernostalgia dengan masa lalu. Gerobak dagangnya terlihat sederhana. Beberapa bola-bola yang terbuat dari aci berisi daging atau telur itu terlihat dari balik kaca di pinggir dandang yang mengepulkan uap beraroma masa kecil.

Baca selengkapnya »

Bekerjalah Demi Kehormatanmu

Ayolah, bekerja! Bekerja sekuat dan semampu kita. Tidak perlu malu dan gengsi, apapun jenis pekerjaan yang kita lakukan asalkan halal tidak akan menurunkan derajat seseorang di hadapan Allah. Bercocok tanam, menjadi kuli bangunan, penjual bakso, tukang tambal ban, tukang cukur, itu semua lebih baik dan mulia daripada pengangguran, hidup menjadi peminta minta atau belas kasihan orang lain. Jangan hanya melihat pekerjaan dari jenis pekerjaannya tapi yang utama lihatlah halal-haram nya. Pekerjaan yang di mata manusia nampak hina namun halal jauh lebih baik daripada nampak mulia di mata manusia namun hina di hadapan Allah.

Baca selengkapnya »

Jasa Sol Sepatu yang Tak Kenal Lelah

Pria itu bernama Okip, ia rela bekerja keras demi membiayai kehidupan keluarganya. Panasnya matahari tidak membuat dirinya patah semangat, bahkan sebelum menetap di pasar ini, Okip pernah berkeliling menjajaki usaha sol sepatunya. Sosok pria yang sangat bertanggung jawab pada keluarga memang ada pada dirinya.

Baca selengkapnya »

Gelar Rapimda, LDK se-Jakarta Depok dan Bekasi Siap Bekerja Secara Ihsan

FSLDK Jadebek menggelar kegiatan Rapimda FSLDK Jadebek 2016 di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu – Ahad (16-17/4/2016). Kegiatan tersebut mengusung tema "Bekerja dengan Ihsan". Rapimda dihadiri oleh 200 kader LDK dari 28 kampus. Tujuan digelar Rapimdanya adalah untuk menyatukan arah gerakan Lembaga Dakwah Kampus di Jakarta, Depok dan Bekasi.

Baca selengkapnya »