Home / NS Risno

NS Risno

Terlahir di desa Mojosari Sumberjo Kec. Margomulyo Kab Bojonegoro Sekarang tinggal di Padangan bojonegoro Jawa Timur.

Bekerjalah Demi Kehormatanmu

Ayolah, bekerja! Bekerja sekuat dan semampu kita. Tidak perlu malu dan gengsi, apapun jenis pekerjaan yang kita lakukan asalkan halal tidak akan menurunkan derajat seseorang di hadapan Allah. Bercocok tanam, menjadi kuli bangunan, penjual bakso, tukang tambal ban, tukang cukur, itu semua lebih baik dan mulia daripada pengangguran, hidup menjadi peminta minta atau belas kasihan orang lain. Jangan hanya melihat pekerjaan dari jenis pekerjaannya tapi yang utama lihatlah halal-haram nya. Pekerjaan yang di mata manusia nampak hina namun halal jauh lebih baik daripada nampak mulia di mata manusia namun hina di hadapan Allah.

Baca selengkapnya »

Doa untuk Saudara yang Jauh

Abai terhadap keadaan yang dialami saudaranya, tidak peduli akan nasib sengsara yang menimpa saudaranya seiman, bukanlah sikap dan karakter seorang muslim. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadts, ’’Tidak beriman kepadaku seorang yang bisa tidur dengan perut kekenyangan, sementara tetangga sebelahnya mengalami kelaparan’’. Dan dalam hadits yang lain beliau juga mengatakan, ’’Seseorang diantara kalian tidak [dikatakan] beriman sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.’’ [HR. Bukhari dan Muslim]

Baca selengkapnya »

Berbuat Salah dan Kewajiban Bertaubat

Terbukanya pintu hidayah masing-masing orang itu tidak sama waktunya. Bersyukurlah jika sejak awal kehidupan pintu hidayah sudah terbuka. Cahaya Islam telah menyinari kehidupan. Namun bagi yang sekian lama bergelimang dalam maksiat dan dosa, tidak perlu berkecil hati apalagi berputus asa. Allah Maha Pengampun. Pintu taubat senantiasa terbuka bagi hamba-hambaNya yang menyadari dan menyesali kesalahanya serta serius ingin menapaki jalan yang lurus. Sebesar apapun dosa yang dilakukan selagi seorang hamba sungguh-sungguh mau bertaubat niscaya Allah akan mengampuninya. Allah berfirman: Katakanlah, ‘’Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi maha Penyayang.’’ (Az-Zumar: 53)

Baca selengkapnya »

Muhasabah

Orang orang salaf mengatakan, barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin ia merugi, hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia terlaknat. Barang siapa yang tidak mencari-cari kekurangan dirinya ia akan berada dalam kekurangan. Dan barang siapa yang berada dalam kekurangan maka kematian lebih baik baginya.

Baca selengkapnya »

Nikmat Sehat yang Terlalaikan

Ketika sakit mendera,tubuh lunglai tak berdaya,badan terkulai di atas ranjang,segala aktifitas tidak bisa dikerjakan,sekadar untuk minum pun harus minta bantuan,barulah di insafi ternyata sehat itu mahal,sehat itu berharga,sehat itu nikmat dari Allah yang agung yang luar biasa.Bertahun tahun tidak pernah sakit gigi,tapi semua itu dianggapnya sesuatu yang biasa .Baru ketika suatu hari giginya sakit,dua jam saja,ah ternyata bertahun tahun tidak sakit gigi adalah suatu nikmat.

Baca selengkapnya »

Artikel Bulan Desember

Rasulullah saw, uswatun hasanah kita semua yang paling tahu dan mempraktekan dakwah dengan bil hikmah, tidak pernah melakukan dan mencontohkan cara dakwah dengan mengucapkan selamat hari raya kepada agama lain. Untuk menarik agar orang orang kafir kesengsem (simpati) kepada Islam lalu berbondong bondong masuk Islam, beliau tidak pernah mengucapkan selamat hari raya atau mengenakan simbol simbol agama mereka.

Baca selengkapnya »

Makna Rezeki

Segala sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi kita itulah yang disebut rezeki .Dan itu senantiasa diberikan Allah kepada kita.Setiap hari setiap saat kita diguyur dengan berbagai ragam dan jenis rezeki .Tidak ada celah sedikitpun dalam hidup kita yang tanpa rezeki dari Allah swt. Maka jangan persempit makna rezeki hanya sebatas berupa uang,karena hal itu hanya akan membatasi rasa syukur kita kepada Allah swt.Wallahu ‘alam.

Baca selengkapnya »

Siapakah Orang Alim Itu?

Jadi, orang itu dikatakan sebagai orang alim manakala di dalam dirinya memiliki khasy-yah atau rasa takut kepada Allah swt. Rasa takut yang menjadikan seseorang itu berhati hati dalam setiap tindakan dan perbuatanya. Rasa takut yang membuat orang merasa Senantiasa diawasi Allah. Rasa takut yang membuat orang tersebut waspada jangan sampai terjerumus kedalam perbuatan yang dilarang Allah.

Baca selengkapnya »

Menjadi Hamba yang Bersyukur

Rasullullah SAW,manusia paling mulia sekolong jagat,sudah di ampuni segala dosanya yang lalu dan yang akan datang,dijamin Allah masuk surga,rumahnya tidak ada perabotan mewah,bantal tidurnya dari kulit yang sudah disamak dan di isi daun kurma,pernah mengganjal perutnya dengan batu untuk menahan lapar,dan ketika beliau wafat baju besinya masih menjadi barang gadaian pada seorang yahudi.Namun demikian Shalat malam beliau sampai kedua kakinya bengkak.Dan ketika di tanya Aisyah,’’Wahai Rasullullah,mengapa engkau berbuat seperti ini padahal dosa engkau sudah diampuni ,’’Beliau menjawab ,’’Wahai Aisyah apakah aku tidak ingin menjadi seorang hamba yang bersyukur’’.

Baca selengkapnya »