Home / Arsip Kata Kunci: alam

Arsip Kata Kunci: alam

Bukan Sekadar Ayah Biasa : “Pengalaman Ayah Hadir dalam Pengasuhan Anak”

Buku karya pria kelahiran Madiun ini sangat direkomendasikan untuk dibaca oleh para Ayah di Indonesia. Selain bahasanya yang renyah, juga karena disusun secara terstruktur dan based on real history. Sehingga ’obat’ yang ditawarkan bagi sebagian besar keluarga di Indonesia yang sedang ’sakit’, terasa mujarab meskipun baru sebatas dibaca. Dan mungkin akan ada sensasi lebih mengasyikkan setelah diimplementasikan kemudian.

Baca selengkapnya »

Proses Penciptaan Alam Semesta Dalam Enam Masa

Proses penciptaan alam semesta terjadi dalam enam masa. Dari sejumlah ayat Al-Quran yang berkaitan dengan enam masa, Surat An-Nazi’at ayat 27-33 tersebut dapat menjelaskan tahapan enam masa secara kronologis. Urutan masa tersebut sesuai dengan urutan ayatnya, sehingga dapat diuraikan sebagai berikut: Masa I penciptaan langit pertama kali, Masa II pengembangan dan penyempurnaan, Masa III pembentukan tata surya termasuk bumi, Masa IV evolusi bumi, Masa V pengiriman air ke bumi melalui komet, dan Masa VI proses geologis serta lahirnya hewan dan manusia.

Baca selengkapnya »

Hukum Alam: Mayoritas Adalah Pemimpin

Mayoritas penduduknya (bahkan terbesar di seluruh dunia) adalah umat Islam (muslim), maka sudah selayaknya dan memang suatu kewajiban untuk mengangkat salah satu dari umat Islam terbaiknya ini sebagai pemimpinnya. Meskipun dalam tatanan kehidupannya, negara kita menganut falsafah "bhinneka tunggal ika" (berbeda-beda namun tetap satu jua). Akan tetapi dalam hal memilih calon pemimpin, masalah mayoritas-minoritas tetap tak bisa diabaikan begitu saja. Dan bersyukur sekali bahwa ketujuh Presiden RI sampai saat ini semuanya adalah muslim, walaupun ada di antara mereka belum termasuk kategori muslim "terbaik"nya. Tapi tak mengapa, karena untuk mencapai sebuah tujuan yang ideal memamg perlu proses serta waktu yang panjang. Paling tidak Indonesia sudah mampu menerapkan "hukum alam" tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Baca selengkapnya »

Selamatkan Alam dari Keserakahan Semata

Kegiatan “Selamatkan Alam” yang kita buat ini dimungkinkan akan menjadi sebuah agenda rutin tiap tahun untuk dilaksanakan mengingat masih banyaknya kekayaan alam kita yang dirusak. Disamping itu, antusiasme masyarakat luas yang telah bergabung di grup kita juga sangat tinggi, sehingga membuat kita sebagai penggerak maupun pencetus tak bisa menghentikan semuanya ini begitu saja. Bahkan diluar ini, kita juga akan mengajak mereka semua untuk bekerja bakti membersihkan lingkungan, karena hal tersebut termasuk menjaga dan melestarikan alam dari banjir.

Baca selengkapnya »

Keteraturan Alam, Bencana, dan Refleksi Diri

Bencana yang datang silih berganti, mulai dari tsunami, tanah longsor, gempa bumi, erupsi gunung berapi, hingga bencana kekeringan yang saat ini tengah mengancam beberapa daerah di negeri ini, adakah ini sebuah teguran untuk kita kembali ke jalan semestinya? Ataukah semua ini adalah sebuah bentuk azab yang diberikan oleh sang mahakuasa, dengan cara Ia mencabut keberkahan bumi dan langit tempat kita berpijak dan menjatuhkan bencana yang silih berganti karena kita senantiasa keras kepala, selalu lalai, dan tetap berbuat kekufuran serta dosa yang menyakiti alam semesta?

Baca selengkapnya »

Orang yang Berakal

Jadi, Alam semesta yang terbentang adalah guru. Seluas-luasnya dibuka Allah untuk kita pelajari. Seindah-indahnya ditampilkan Allah bukan hanya untuk dinikmati, tapi diambil filosofi –filosofinya. Makanya derajat orang berilmu lebih tinggi dari yang tidak. Dengan berilmu, kita bisa menjadi orang yang berakal, dengan berakal kita bisa mengingat Allah sambil memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.”

Baca selengkapnya »