Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Orang yang Berakal

Orang yang Berakal

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (mulandari.wordpress.com)
Ilustrasi. (mulandari.wordpress.com)

dakwatuna.com – “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”. (QS. Ali Imran: 190-191)

Alam semesta adalah terjemahan tak tertulis dari Alquran. Alam semesta yang terbentang adalah guru. Di pelajaran IPA, saat itu kami diminta membedah beberapa hewan.

Merpati

Membentangkan burung merpati dengan dada yang terbelah maka terlihat susunan organ tubuh yang sempurna. Selama ini selalu khawatir ketika melihat unggas memakan kerikil, ternyata semua itu memanglah perintah Allah. Allah sudah mengatur semua dengan sempurna, Merpati memakan biji-bijian, dan kerikil tersebutlah yang akan membantu proses pencernaan biji-bijian tersebut. Organ pencernaan merpati memiliki lapisan tepal yang akan melindungi organ perncernaan itu, sehingga tidak akan terluka apalbila terjadi gesekan antar kerikil.

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”

Katak

Berjalan bukanlah keahlian mereka tetapi, melompat sebab Jari-jari kaki katak yang terhubung oleh selaput menyulitkan katak bergerak di tanah selain melompat. Katak dapat melompat 20 kali lebih panjang dari panjang tubuhnya, bahkan hingga 2 meter atau 50 kali panjang tubuhnya. Hal ini dikarenakan. Kaki belakang katak panjang dan kuat cocok untuk melompat dari tanah dan tubuh yang pendek membuat mereka mendarat dengan lebih lembut. Katak memang diciptakan untuk melompat!. MasyaAllah!

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”

Cicak

Kemudian kami terbelalak saat membedah seekor cicak yang begitu kecil, ternyata cicak tersebut Hamil. Ada 2 telur di dalam rahimnya. Dan telur tersebut tetap hidup meski induknya telah mati. Ya, ada kehidupan di sana..

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”

Belum lagi, ketika diminta mengamati..

Bunga-bunga yang gugur pada buah, gugur agar buah tidak kekurangan supply makanan. Pohon pisang yang tidak akan mati sebelum berbuah, bahkan ketika matipun pasti sudah memiliki tunas di bawahnya. Rumput teki yang mampu hidup dalam kondisi tidak stabil, akan menembus aspal, bebatuan keras, meskipun tidak diminta.

Tidak hanya manusia yang istirahat, tapi tumbuhan juga.

Belum lagi membahas pergantian malam dan siang. Ada apa dengan pergantian malam dan siang? Proses Fotosintesis, tetumbuhan yang bekerja pada siang hari untuk menghasilkan oksigen, kemudian pada malam hari tumbuhan beristirahat dengan menghirup oksigen. Tidak hanya manusia yang memiliki waktu istirahat di malam hari, tumbuhan juga, beserta makhluk hidup lainnya.

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”

Ketika malam berganti siang, ada banyak perubahan yang terjadi. Rotasi Bumi, Pergerakan makhluk hidup, pergantian warna, gelap dan terang.

Jadi, Alam semesta yang terbentang adalah guru. Seluas-luasnya dibuka Allah untuk kita pelajari. Seindah-indahnya ditampilkan Allah bukan hanya untuk dinikmati, tapi diambil filosofi –filosofinya. Makanya derajat orang berilmu lebih tinggi dari yang tidak. Dengan berilmu, kita bisa menjadi orang yang berakal, dengan berakal kita bisa mengingat Allah sambil memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.”

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Menulislah, maka kamu akan abadi.

Lihat Juga

Fiqih Bernegara

Organization