Home / Berita / Internasional / Asia / Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup

Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup

Pengungsi Rohingya antre di depan posko milik lembaga Turki, TIKA. (Anadolu)
dakwatuna.com – New York. Misi Pencari Fakta Internasional PBB di Myanmar (UNAMI) kembali mengungkap fakta kebengisan Myanmar terhadap Muslim Rohingya. Disebutkan, unsur dari Militer Myanmar dengan sengaja membakar anak-anak Rohingya hidup-hidup.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu anggota UNAMI, Radhika Coomaraswamy saat wawancara dengan kantor berita Anadolu.

“Data yang diperoleh UNAMI selama penyelidikan menunjukkan unsur militer Myanmar melakukan kekejaman terhadap anak-anak Rohingya,” kata Coomaraswamy, seperti dikutip dari Anadolu Arabic, Selasa (12/02/2019).

“Banyak anak-anak yang dipisahkan dari orangtua mereka, sebagian lagi bahkan ada yang dibakar hidup-hidup. Ini sangat menyedihkan,” imbuhnya.

Selanjutnya, Coomaraswamy juga mengajak dunia internasional untuk memboikot Myanmar. Hal ini menyusul banyaknya laporan yang menyebut Militer Myanmar dan ekstremis Budha melakukan pembersihan etnis terhadap Muslim Rohingya.

Tak hanya itu, Coomaraswamy juga menyebut adanya peningkatan Muslim Rohingya yang melarikan dari dari negara bagian Rakhine. Menurutnya, warga yang melarikan diri jumlahnya mencapai 250-300 ribu orang.

Sementara kondisi di pengungsian Cox’s Bazar juga tidak baik bagi pengungsi Rohingya.

“Para pemuda (Rohingya) tidak memiliki pekerjaan, karena mereka tidak dapat bergerak di luar Cox’s Bazar. Mereka hanya duduk sepanjang hari, dan mereka dalam keadaan yang menyedihkan,” ujar Coomaraswamy. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization