Home / Berita / Internasional / Asia / Telepon Aung San Suu Kyi, Erdogan: Kekerasan Rohingya Buat Dunia Islam Prihatin

Telepon Aung San Suu Kyi, Erdogan: Kekerasan Rohingya Buat Dunia Islam Prihatin

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Islammemo.cc)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menelepon pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi terkait kekerasan yang menimpa Muslim Rohingya, Selasa (05/08/2017). Kepada Suu Kyi, Erdogan menyebut kekerasan itu menimbulkan keprihatinan mendalam di dunia Islam.

Menurut sumber di Kepresidenan Turki, sebagaimana dilansir dari mubasher.aljazeera.net, Erdogan menyampaikan kepada Suu Kyi bahwa yang menimpa Muslim Rohingya merupakan pelanggaran HAM. Dunia Islam mengalami keprihatinan yang mendalam, tambahnya.

Masih menurut sumber, Erdogan dan Suu Kyi juga membahas solusi untuk mengakhiri kekerasan. Selain itu juga membahas langkah-langkah penyaluran bantuan kemanusiaan.

Presiden Turki itu juga menyampaikan kecaman terhadap segala tindak terorisme terhadap warga sipil. Bahkan ia menyampaikan keprihatinan mendalam terkait peristiwa yang telah menjadi krisis kemanusiaan.

Sumber juga menyebutkan, Menlu Turki Mevlut Covusoglu akan menuju ke Bangladesh setelah kunjungan ke Baku, ibu kota Azerbeijan. Menurut jadwal, Covusoglu akan menggelar pertemuan dengan pejabat di Bangladesh pada Kamis (07/09) esok hari. (whc/dakwatuna)

Sumber: Mubasher Al-Jazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup

Organization