Home / Berita / Internasional / Asia / Sebab Dana Bantuan dari Qatar, Hamas Kirim Ancaman untuk Netanyahu

Sebab Dana Bantuan dari Qatar, Hamas Kirim Ancaman untuk Netanyahu

Para petinggi Gerakan Hamas. (Sputnik)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengirimkan pesan ancaman kepada Israel. Hal ini dilakukan menyusul semakin buruknya keadaan ekonomi di Jalur Gaza.

Disebutkan dari Channel Hebrew 10, Ahad (20/01/2019), ancaman tersebut disampaikan kepada PM Israel Benyamin Netanyahu melalui para mediator baik regional maupun Barat.

Dalam ancamannya, Hamas mengaku akan mempersulit keadaan lapangan bagi Israel jika pemerintah Zionis itu tidak segera menghentikan serangan ke Jalur Gaza. Selain itu, Hamas juga mendesak Israel mengizinkan bantuan dana dari Qatar untuk kawasan terblokade itu.

Diketahui, Israel tidak memberi izin bagi bantuan tahap ketiga dari Qatar untuk Gaza. Dilansir dari Sputnik Arabic, bantuan materi dari Qatar pada tahap ketiga ini bernilai sekitar 15 juta dolar.

Sebelumnya, Qatar juga mengirim bantuan senilai 30 juta dolar dalam dua tahap. Tahap pertama pada November 2018, dan tahap kedua pada bulan Desember 2018. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization