Home / Berita / Internasional / Asia / Selama 2018, Turki Berhasil Lumpuhkan 2.442 Teroris

Selama 2018, Turki Berhasil Lumpuhkan 2.442 Teroris

Ilustrasi (flickr.com / Jeremy Vandel)
dakwatuna.com – Ankara. Militer Turki berhasil melumpuhkan 2.442 teroris selama tahun 2018 lalu. Demikian sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Turki, seperti dikutip dari kantor berita Anadolu, Sabtu (19/01/2019).

Disebutkan, dari jumlah itu ada sekitar 74 orang yang tergolong anggota teroris senior. Penggunaan kata ‘dilumpuhkan’, berarti anggota teroris tersebut ada yang menyerahkan diri, ditahan hingga dibunuh dalam baku tembak.

Lebih lanjut, sejak upaya kudeta gagal 2016 silam, pihak militer juga berhasil melumpuhkan sekitar 15.000 orang anggota Jemaah Fethullah Gulen yang saat ini dikenal dengan sebutan Fetullah Terrorist Organization (FETO).

Diketahui, pemerintahan Presiden Erdogan menuduh kelompok Feto di balik upaya kudeta tersebut. Pemerintah juga mengungkap upaya infiltrasi kelompok itu di sejumlah instansi pemerintah seperti militer, polisi dan pengadilan, dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization