Home / Berita / Internasional / Asia / Brigade Al-Qassam Umumkan Fakta Baru Operasi Gagal Pasukan Khusus Israel

Brigade Al-Qassam Umumkan Fakta Baru Operasi Gagal Pasukan Khusus Israel

Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam. (Islammemo.cc)
dakwatuna.com – Gaza. Sayap militer Gerakan Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, akan mengumumkan fakta baru terkait operasi pasukan khusus Israel beberapa waktu lalu. Al-Qassam menamai operasi rahasia Israel itu dengan sebutan ‘Operasi Ujung Pedang’.

Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (12/01/2019), laporan tersebut akan diumumkan oleh panglima Al-Qassam dalam jumpa pers yang dijadwalkan hari ini, waktu setempat.

Diketahui, November 2018 lalu terjadi baku tembak di Khan Yunis yang melibatkan sepasukan Al-Qassam dengan pasukan khusus Israel. Insiden dimulai dengan penyusupan delapan personel pasukan khusus Israel ke wilayah Gaza dengan menggunakan kendaraan sipil.

Setelah memasuki perbatasan, mobil yang dikendarari personel Israel itu menuju ke basis militer Al-Qassam dan melancarkan serangan dadakan. Akibatnya, sejumlah prajuri Al-Qassam gugur, termasuk salah satu pimpinan sayap militer Hamas itu.

Tak hanya itu, seorang pimpinan operasi Israel juga dikabarkan tewas dan beberapa personel lainnya terluka. Kejadian tersebut pertama kalinya Israel melancarkan operasi darat langsung dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa waktu kemudian, Al-Qassam merilis sejumlah foto yang disebut-sebut sebagai personel pasukan khsusus Israel yang ditugaskan melancarkan operasi tersebut.

Melalui web resminya, Al-Qassam merilis foto delapan orang, termasuk dua wanita. Selain juga foto-foto kendaraan yang digunakan untuk melancarkan aksi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Arab Saudi Bantah Berencana Buka Kembali Kedubes di Damaskus

Organization