Home / Berita / Internasional / Asia / Gaza Kembali Memanas, Hamas Janji Imbangi Serangan Israel

Gaza Kembali Memanas, Hamas Janji Imbangi Serangan Israel

Serangan Israel ke Jalur Gaza. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menggelar pertemuan darurat yang dihadiri oleh Menhan Avigdor Lieberman dan sejumlah petinggi militer, Rabu (08/08) malam. Mereka membahas konfrontasi terbaru antara Hamas dan Penjajah di Jalur Gaza.

Serangan udara Israel setidaknya menewaskan tiga warga Palestina, dan melukai puluhan lainnya.

Sementara itu, Hamas melalui Jubirnya, Fawzi Barhoum mengatakan, “Tiba saatnya untuk membalas darah para syuhada. Hamas bertekad untuk mengimbangi pertempuran dengan musuh.”

Seorang pejabat Hamas lainnya, kepada Aljazeera.net menegaskan, pihaknya akan membalas setiap serangan Penjajah. Hamas, lanjutnya, tidak akan berpangku tangan melihat serangan demi serangan Israel.

Namun di samping itu, imbuhnya, Hamas juga terus mengupayaka solusi politik untuk mencapai gencatan senjata jangka panjang. Langkah itu berdasarkan proposal yang ditawarkan pihak-pihak seperti Mesir dan PBB.

Di lapangan, Koresponden Aljazeera melaporkan sejumlah pesawat Israel yang membombardir sejumlah titik di Rafah, Jalur Gaza, Rabu sore. Sementara sumber Palestina lainnya juga menyebut adanya serangan di tempat lain.

Koresponden menambahkan, serangan menargetkan sejumlah basis militer milik Hamas, serta markas keamanan milik pemerintah di Gaza.

Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam dalam keterangannya mengkonfirmasi gugurnya Ali al-Ghandour (30 tahun). Ia gugur akibat serangan Israel saat menjalankan tugas.

Sedangkan Jubir Otoritas Kesehatan Palestina menyebutkan, seorang ibu hamil dan putrinya yang masih berumur satu setengah tahuun juga gugur dalam serangan tersebut. Sementara suaminya mengalami luka-luka.

Sebagai balasan, Hamas menembakkan sejumlah rudal ke arah permukiman Israel. Serangan balasan itu mengakibatkan kerugian materi dan melukai empat orang pemukim Yahudi.

Militer Israel menyampaikan, pihaknya memantau ada delapan rudal yang ditembakkan Hamas. Sementara Iron Dome miliknya, hanya mampu melumpuhkan dua rudal saja.

Kemenlu Israel melalui akun Twitter juga mengunggah video serangan Hamas. Dalam video itu disebut adanya 36 rudal dan peluru dari Gaza. Mereka juga menuding Hamas sengaja menargetkan warga sipil.

Ketegangan ini terjadi setelah dua personil Brigade Al-Qassam gugur di Beit Lahia, utara Gaza. Keduanya gugur setelah tempat pelatihannya di serang oleh pasukan Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komentari Kasus Khashoggi, Putin: AS Harus Bertanggung Jawab

Organization