Home / Berita / Internasional / Asia / Satu Pasukan Zionis Tewas, Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

Satu Pasukan Zionis Tewas, Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

Pesawat tempur dan tank Israel menyerang Jalur Gaza (20/07). (Haaretz)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Israel dan Hamas sepakat untuk memulihkan ketenangan di Jalur Gaza, kata Jubir Hamas, Sabtu (21/07). Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan membabi buta ke Jalur Gaza pada Jumat petang waktu setempat.

“Dengan upaya Mesir dan PBB, telah disepakati untuk kembali ke masa tenang antara (Israel) dan Faksi Palestina,” kata Jubir Hamas Fawzi Barhoum kepada Reuters.

Selama bentrokan pada Jumat, seorang tentara Israel di tangan penembak Palestina di perbatasan Gaza. Ia menjadi tentara Israel pertama yang tewas di Gaza dalam tugas sejak perang 2014 silam.

Sebaliknya, empat orang warga Palestina gugur dalam peristiwa itu. Sayap Militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam mengonfirmasikan bahwa mereka adalah anggotanya.

00:50 dini hari, Militer Israel sebut berhasil hancurkan 60 target milik Hamas

Militer Israel mengatakan, tank-tank mereka berhasil menghancurkan 68 target milik Hamas. Selain juga “Menghancurkan sekitar 60 bangunan dan infrastruktur serta mencabut kemampuan militer, komando dan kontrol secara signifikan.”

Menurut Koresponden Aljazeera, para pemimpin Israel menyebut pemandangan di Gaza merupakan yang terburuk sejak perang 2014. Mereka juga bertekad akan memberi balasan keras kepada Hamas.

Sebelumnya, Mladenov melalui akun Twitter miliknya menyeru seluruh pihak untuk menahan diri. “Semua pihak di Gaza harus mundur dari tepi jurang. Bukan pekan depan, atau hari esok, tapi sekarang! Mereka yang ingin memprovokasi dan menyeret Palestina serta Israel ke dalam perang, tidak boleh berhasil,” katanya.

Hamas juga memberi pernyataan resminya terkait situasi di Gaza. Faksi Perlawanan terbesar di Palestina itu mengancam Israel jika terus melakukan tindakan-tindakan permusuhan dan membunuhi peserta aksi damai di Perbatasan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sejumlah Negara Beri Dukungan untuk Lira Turki

Organization