Home / Berita / Internasional / Asia / Tahun 2018 Jadi Tahun Perlombaan Senjata Terbesar dalam Satu Dasawarsa

Tahun 2018 Jadi Tahun Perlombaan Senjata Terbesar dalam Satu Dasawarsa

Pameran senjata militer di Rusia (islammemo.cc)
dakwatuna.com – Paris. Anggaran belanja militer negara-negara di dunia tahun 2018 mengalami kenaikan cukup signifikan dalam 10 tahun terakhir. Bahkan, anggaran militer Arab Saudi lebih besar dari anggaran militer Prancis.

Hal itu terungkap melalui laporan yang dikeluarkan oleh IHS Markit seperti dilansir dari Aljazeera, Kamis (20/12/2018).

Disebutkan, peningkatan belanja militer di dunia mencapai 4,9 persen atau setara dengan 1.780 miliar dolar.

Peningkatan paling besar terjadi di negara anggota NATO, khususnya Amerika Serikat (AS). Belanja militer Paman Sam itu dikabarkan meningkat sebesar 5,8 persen, atau sekitar 54 miliar dolar.

Disinyalir, kenaikan jumlah di negara-negara NATO masih akan terjadi di tahun 2019 nanti. Bahkan kenaikan tahun depan bisa mencapai 1.000 miliar dolar.

Sementara itu, belanja militer Arab Saudi dilaporkan lebih tinggi dari yang dikeluarkan Prancis. Negeri Petro Dolar pada tahun ini menggelontorkan dana sebesar 56 miliar dolar, sementara Prancis sebesar 53,6 miliar dolar. Saudi menempati posisi kelima di dunia dalam urusan tersebut.

Sementara Iran berada di peringkat 15 dunia, dengan masih mengungguli Kanada dan Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization