Home / Berita / Internasional / Asia / Rusia: Serangan AS ke Suriah Penghinaan Bagi Presiden Putin

Rusia: Serangan AS ke Suriah Penghinaan Bagi Presiden Putin

Donald Trump dan Vladimir Putin. (muricatoday.com)

dakwatuna.com – Washington. Rusia mengecam keras serangan AS, Inggris dan Prancis ke Suriah. Menurut Rusia, serangan itu bentuk penghinaan kepada Presiden Vladimir Putin.

“Serangan militer AS ke Suriah bentuk penghinaan kepada Presiden kami, Vladimir Putin. Ada konsekuensi dari serangan itu,” kata Dubes Rusia di Washington, Anatoly Antonov, seperti dilansir dari Aljazeera.net, Sabtu (14/04/2018).

Dalam keterangan resminya, Antonov menyebut Washington, London dan Paris bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ada.

“Kami telah peringatkan bahwa tindakan semacam itu akan ada konsekuensinya. Tapi mereka mengabaikan peringatan kami,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Antonov juga mencela sikap yang ditunjukkan Amerika Serikat. Katanya, “Amerika Serikat, negara yang memiliki persenjataan kimia terbesar di dunia, tidak punya hak moral untuk mengurusi negara lain.”

Sementara di Moskow, Kemenlu Rusia menyebut serangan dilakukan saat peluang perdamaian telah tampak. “Ibukota Suriah, Damaskus, menghadapi serangan di saat Suriah tengah menyongsong perdamaian,” katanya.

Lebih lanjut, Kemenlu juga menuntut media massa di Barat untuk bertanggung jawab. “Media Barat turut bertanggung jawab atas serangan yang ditimbulkan oleh laporan-laporan mereka,” pungkasnya.

Seperti diketahui, AS bersama Inggris dan Prancis akhirnya melancarkan serangan ke Suriah pada Sabtu (14/04) dini hari waktu setempat. Ketiga negara mengklaim operasi militer mereka hanya menargetkan basis yang disinyalir tempat produksi dan penyimpanan senjata kimia milik rezim Suriah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mantan PM Israel Ini Akui Bunuh 300 Orang Palestina dalam 3,5 Menit