Home / Berita / Internasional / Asia / Cina Bertekad Jadi Pemimpin Energi Nuklir Dunia

Cina Bertekad Jadi Pemimpin Energi Nuklir Dunia

Ilustrasi. (Sindonews.com)
dakwatuna.com – Beijing. Pemerintah Cina bertekad menjadi pemimpin di sektor energi nuklir dunia. Menurut laporan Carnegie Endowment for International Peace, hal itu dilakukan dengan Cina untuk membangun 110 reaktor nuklir pada tahun 2030.

Sejauh ini, Cina telah identik dengan jalur rel kecepatan tinggi, superkomputer cepat, proyek stasiun ruang angkasa internasional, dan teknologi komunikasi kuantum. Selain itu, negara beribu kota di Beijing ini juga telah menunjukkan perkembangan pesat di bidang energi nuklir.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh kantor berita Anadolu, Cina menempatkan reaktor energi nuklir pertamanya pada tahun 1991, dan mulai menghasilkan listrik dengan membangun tiga reaktor antara 1991 dan 2000.

Sementara tahun 2000 hingga 2010, sebanyak 10 reaktor dibangun dan lebih dari 30 reaktor lainnya dibangun pada 2010 hingga 2018.

Dengan pembangunan reaktor nuklir baru, Cina meningkatkan kapasitas daya nuklirnya dan menjadi negara ketiga terbesar dalam kapasitas terpasang setelah AS dan Prancis.

Menurut Badan Energi Atom Internasional, Cina memiliki 44 reaktor operasional nuklir di wilayahnya sendiri, 13 reaktor yang sedang dibangun, dan 455 reaktor yang beroperasi di 31 negara.

Badan itu menunjukkan bahwa China saat ini menghasilkan 3,96 persen listriknya dari energi nuklir, yang diperkirakan akan melebihi 40 gigawatt (GW) kapasitas pada akhir 2018.

Pada tahun 2020, negara ini menargetkan 50 GW kapasitas listrik dengan komisioning reaktor yang direncanakan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Orang Dekat Muhammad bin Salman Ada di Konsulat Saudi di Istanbul saat Khashoggi Menghilang