Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Pernah Berusaha Bunuh Penanggung Jawab Proyek Nuklir Iran

Israel Pernah Berusaha Bunuh Penanggung Jawab Proyek Nuklir Iran

Ilustrasi. (Anadolu Arabic)

dakwatuna.com – Tel Aviv. Situs berita Israel ‘Walla’, menyebut upaya pembunuhan yang pernah dilakukan Tel Aviv kepada Profesor Mohsen Fakhrizadeh-Mahabadi. Fakhrizadeh disebut-sebut sebagai otak dibalik proyek nuklir milik Iran.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Rabu (02/05/2018), Walla memperoleh informasi tersebut dari dua mantan pejabat intelijen asing, yang disembunyikan identitasnya.

Menurut sumber, sejumlah ilmuwan Iran menjadi target pembunuhan Mossad selama beberapa tahun terakhir. Dalam melakukan aksinya, para agen Mossad disebut mengendarai motor dan melempar bahan peledak ke mobil ilmuwan yang menjadi target.

“Fakhrizadeh menjadi salah satu target pembunuhan Israel,” kata kedua sumber. Namun mereka tidak memberi alasan penghentian operasi tersebut.

Fakhrizadeh adalah seorang profesor kimia dari Iran. Ia juga satu-satunya orang yang namanya disebut Benyamin Netanyahu dalam konferensi pers beberapa hari lalu.

Dalam konferensi pers tersebut, Netanyahu mengungkap arsip dokumen yang menyebut Iran tetap mengembangkan nuklirnya meski telah terikat kesepakatan.

Menurut keterangan Netanyahu, Fakhrizadeh adalah pemimpin tim pengembangan nuklir Iran dengan kedok pengembangan ilmiah.

Seperti diketahui, Mossad sejak lama sering melakukan operasi pembunuhan dengan ilmuwan muslim sebagai target. Operasi terkadang dilakukan secara terbuka dan terprogram, dengan tanpa bantahan dari Tel Aviv. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Bunuh Tujuh Warga Palestina, Israel Sebut Serangan ke Gaza Sebagai ‘Operasi Penyelamatan’