Home / Berita / Internasional / Afrika / Mesir Umumkan Penyitaan Aset Presiden Mursi dan Pimpinan IM

Mesir Umumkan Penyitaan Aset Presiden Mursi dan Pimpinan IM

Markas Jamaah Ikhwanul Muslimin. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Kairo. Pihak berwenang Mesir mengumumkan penyitaan aset milik ribuan orang – termasuk Presiden Muhammad Mursi dan keluarganya – dan sejumlah LSM, perusahaan, rumah sakit, sekolah dan situs-situs berita.

Hal ini diumumkan oleh Komite Penahanan dan Pembuangan Dana Kelompok Teroris Mesir. Dalam pernyataannya disebutkan, komite menyita aset milik 1.589 orang anggota dan pendukung Jamaah Ikhwanul Muslimin, 118 perusahaan, 1.133 lembaga sipil, 104 sekolah, 69 rumah sakit, dan 33 situs web dan saluran satelit.

Komite juga memutuskan untuk menambahkan semua dana yang disimpan ke Kas Umum sesuai dengan sumber yang sejenis. Namun mereka tidak merinci volume properti dan dana yang disita.

Nama-nama yang disebut dalam pernyataan komite di antaranya presiden terkudeta Muhammad Mursi dan keluarganya, Mursyid ‘Aam IM Muhammad Badie, wakil Mursyid Khairat al-Shater, Ketua Persatuan Ulama Dunia Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi, dan nama-nama lain. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Buntut Pembunuhan Khashoggi, Jerman Bekukan Penjualan Senjata ke Arab Saudi