Home / Berita / Internasional / Asia / Zionis Israel Cekal Ahed Tamimi ke Luar Negeri

Zionis Israel Cekal Ahed Tamimi ke Luar Negeri

Ahed Tamimi (tengah) sesaat setelah bebas dari penjara Israel. (Yenisafak)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Zionis Israel melarang ikon perlawanan Palestina, Ahed Tamimi dan keluarganya dari bepergian ke luar negeri. Hal itu disampaikan oleh ayah Ahed, Basim Tamimi, pada Jumat (07/09).

Kepada kantor berita Anadolu, Basim mengatakan dirinya dan keluarga berencana pergi ke Eropa via Yordania. Rencananya, mereka akan berpartisipasi dalam sejumlah acara serta mendiskusikan gerakan perlawanan Palestina dan pengalaman ditahan Israel.

Namun mereka diberi tahu oleh pihak berwenang Palestina bahwa Israel melarang mereka bepergian ke luar negeri.

Rencananya akan berangkat pada Jumat pagi, kata Basim. Ia menambahkan, pihak berwenang juga tidak memberi alasan pencekalan tersebut.

Pada 29 Juli lalu, Israel membebaskan Ahed Tamimi dan ibunya, Nariman. Mereka berdua telah mendekam dalam penjara Israel selama delapan bulan.

Ahed Tamimi ditangkap pada Desember tahun lalu. Ia dihukum selama delapan bulan atas tuduhan menampar tentara Israel.

Pada tahun 2012, Kotamadya Basaksehir di Istanbul memberikan Ahed Tamimi Penghargaan Keberanian Hanzala yang prestisius karena menentang tentara Israel yang baru saja menangkap kakaknya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Buntut Pembunuhan Khashoggi, Jerman Bekukan Penjualan Senjata ke Arab Saudi