Home / Berita / Internasional / Asia / Gadis Pemberani Palestina Ahed Tamimi Bebas dari Penjara Zionis

Gadis Pemberani Palestina Ahed Tamimi Bebas dari Penjara Zionis

Penangkapan Ahed Tamimi mengundang kecaman internasional. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Aktivis remaja Palestina Ahed Tamimi dibebaskan dari penjara setelah menjalani hampir delapan bulan dalam tahanan, menurut pihak berwenang Israel.

Menurut keterangan Jubir Otoritas Penjara Israel assaf Librati, Tamimi dan ibunya Nariman, yang juga dipenjara, dibebaskan lebih awal pada Ahad (29/07). Keduanya juga telah dibawa kembali ke Tepi Barat.

Gadis berusia 17 tahun itu akan berbicara pada konferensi pers di desanya di Tepi Barat, Nabi Saleh, pada pukul 16:00 waktu setempat (13:00 GMT) pada hari Ahad.

Tamimi ditangkap pada bulan Desember 2017 setelah videonya yang menampar dan memukul dua tentara Israel di luar rumahnya di desa Nabi Saleh menjadi viral. Kala itu, ia masih berusia 16 tahun.

Ibunya juga ditangkap karena diduga merekam secara langsung insiden itu di Facebook.

Kecaman Internasional

Kasus Tamimi menarik kecaman internasional dan juga menyoroti perlakuan Israel terhadap Palestina, terutama pemuda Palestina.

Sebelum hukumannya, 38 ahli hukum terkemuka dari berbagai negara, termasuk Afrika Selatan, Kanada, Belanda dan Amerika Serikat, menyerahkan surat kepada Nadav Padan, komandan militer Israel, mendesak agar Tamimi dibebaskan.

Para pengacara mencatat bahwa kasusnya mencontohkan pelanggaran rutin Israel terhadap hak-hak anak-anak Palestina dan “sistem penahanan militer yang terpisah dan tidak setara” Israel.

Pada akhir Mei, ada lebih dari 290 anak di bawah umur di tahanan Israel, menurut organisasi hak asasi manusia Israel B’Tselem. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kantor Kedutaan AS di Ankara Ditembak Orang Tak Dikenal

Organization