Home / Berita / Internasional / Eropa / Jerman Geram dengan Kebijakan Sanksi Amerika Serikat

Jerman Geram dengan Kebijakan Sanksi Amerika Serikat

Presiden Trump bersama Kanselir Jerman Angela Merkel. (aljazeera.net)
dakwatuna.com – Berlin. Menteri Luar Negeri Jerman mengecam keras Presiden AS Donald Trump yang secara tiba-tiba dan sepihak menjatuhkan sanksi kepada Turki, Cina dan Rusia, Senin (27/08).

Lebih lanjut, Heiko Maas berjanji akan mengambil langkah perlindungan terhadap perusahaan-perusahaan agar tidak kena sanksi seperti itu. Hal tersebut ia sampaikan dalam Konferensi Duta tahunan di Berlin.

“Kebijakan sanksi Washington memaksa kami orang Eropa untuk merumuskan tanggapan,” kata Maas, dikutip dari Anadolu.

“Karena itu mempengaruhi kita, Jerman dan Eropa, ketika AS secara tiba-tiba dan sepihak memaksakan sanksi kepada Rusia, Cina, Turki, dan mungkin ke mitra dagang kita yang lain.”

Menurut Maas, negara-negara anggota Uni Eropa harus mengambil langkah bersama melawan dominasi AS pada keuangan global. Ia juga menawarkan alternatif bagi Eropa untuk sistem pembayaran SWIFT yang selama ini didominasi AS.

“Kita harus lebih memperkuat otonomi dan kedaulatan Eropa di bidang perdagangan, ekonomi dan kebijakan keuangan,” kata Maas.

“Ini tidak akan mudah, tetapi kita sudah mulai mengerjakannya. Kita sedang mengerjakan proposal untuk membuat saluran pembayaran independen dan menciptakan Dana Moneter Eropa,” pungkasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mahathir Muhammad Kritik Kebijakan Trump