Home / Berita / Internasional / Amerika / Intelijen AS: Para Peretas Berhubungan Erat dengan Kremlin

Intelijen AS: Para Peretas Berhubungan Erat dengan Kremlin

Direktur CIA, Mike Pompeo. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Direktur CIA, Mike Pompeo menegaskan, ada hubungan antara para peretas Rusia dengan Kremlin. Pernyataan ini merupakan bantahan untuk pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebut sebaliknya.

Dilansir Aljazeera.net, Senin (12/03/2018), Pompeo mengatakan, pernyataan Putin yang menyebut tidak ada kaitan antara para peretas dengan Kremlim tidak benar. Para peretas dimaksud adalah yang telah didakwa terlibat dalam intervensi politik di AS.

Namun begitu, Pompeo juga menyebut tidak ada indikasi bahwa intervensi tersebut mempengaruhi hasil pemilihan presiden di AS 2016 silam. Seperti diketahui, pilpres tersebut pada akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump.

Sebelumnya, Putin membantah dakwaan yang menyebut keterkaitan para peretas dengan lembaga negaranya, Kremlin. Hal ini ia sampaikan saat wawancara dengan chanel Amerika, NBC.

“Mereka bukan representasi dari negara (Rusia, red). Memang masalah kalau mereka orang Rusia? Ada 146 Juta rakyat Rusia di sana,” tambah Putin.

Selain itu, Putin juga menyebutkan dakwaan keterlibatan negaranya sangat tidak masuk akal. Menurutnya, sangat tidak mungkin Rusia yang jauhnya ribuan mil dari AS melakukan intervensi politik. “Apa tujuannya coba?” lanjutnya.

Jauh sebelum itu, penyidik khusus Robert Mueller menetapkan 13 orang Rusia dengan dakwaan bersekongkol menipu Washington. Selain itu, Mueller juga mendakwa tiga entitas Rusia yang disinyalir melakukan tindakan kriminal untuk intervensi dalam pilpres AS. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Rusia Kirim Sistem Rudal S-300 ke Suriah, Israel Kecewa