Topic
Home / Berita / Internasional / Amerika / Trump Klaim Lebih Keras Terhadap Rusia dari Obama

Trump Klaim Lebih Keras Terhadap Rusia dari Obama

Presiden Donal Trump. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membantah tudingan ia bekerja sama dengan Rusia dalam pemenangannya di Pilpres 2016 lalu. Menurutnya, sikap dirinya terhadap Rusia lebih keras dari pada pendahulunya, Barack Obama.

“Aku jauh lebih keras terhadap Rusia dari Obama. Silahkan lihat fakta yang ada,” tulis Trump di akun twitter-nya, seperti dikutip aa.com.tr/ar, Rabu (21/02). Namun, Trump tidak menjelaskan secara rinci fakta yang ia maksud.

Pada Senin (19/02) lalu, Trump juga menuding Obama-lah yang ‘mesra’ dengan Rusia. Tudingannya ini, didasarkan pada hasil penyidikan Kementerian Kehakiman bahwa Rusia telah mulai intervensi politik ke AS sejak 2014.

Trump mengatakan, “Obama menjadi presiden hingga 2016. Lalu mengapa dia tidak melakukan tindakan apapun terkait intervensi Rusia.”

Seperti diketahui, kampanye Trump pada 2016 lalu banyak menuai tudingan. Di antara yang paling menonjol adalah tuduhan berkolusi dengan Rusia. Tuduhan ini senantiasa dibantah oleh Trump, dengan menegaskan tidak ada kolusi dalam kampanye-nya serta tidak ada intervensi Rusia terhadap hasil pilpres.

Jumat (16/02) lalu Kementerian Kehakiman AS melayangkan dakwaan terhadap 13 orang dan tiga entitas Rusia. Mereka didakwa turut terlibat dalam dugaan intervensi Rusia. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Sabyan Kampanye Pembangunan Klinik THT di Palestina

Figure
Organization