Home / Berita / Internasional / Asia / Selain Ahed Tamimi, Masih Ada 291 Anak Palestina di Penjara Israel

Selain Ahed Tamimi, Masih Ada 291 Anak Palestina di Penjara Israel

291 anak Palestina masih di dalam penjara Israel. (Anadolu)
dakwatuna.com – Ramallah. Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyebut masih ada 291 anak Palestina di dalam penjara Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Hanan Ashrawi, anggota Komite Eksekutif PLO, mengatakan, “Saat ini ada hampir 5.900 tahanan Palestina, termasuk 291 anak-anak di penjara Israel.”

Pernyataan itu muncul setelah ikon perlawanan remaja Palestina Ahed al-Tamimi dan ibunya dibebaskan oleh pemerintah Israel. Keduanya telah mendekam di penjara Zionis selama delapan bulan.

“Israel terus-menerus melanggar hak-hak tahanan politik Palestina, sementara masyarakat internasional menutup mata terhadap perilaku ilegal dan perlakuan tidak manusiawi seperti itu,” kata Ashrawi.

Ahed Tamimi dikenal sebagai ikon perlawanan Palestina setelah videonya menampar dan memukul dua prajurit Israel menjadi viral. Insiden itu terjadi di dekat rumahnya di desa Nabi Saleh, Ramallah.

Pasukan Israel menangkap gadis Palestina itu pada Desember 2017 lalu. Ibunya, Nariman, juga turut ditangkap karena diduga merekam dan menyebarluaskan video penamparan tersebut.

Pada Maret lalu, Pengadilan Israel menjatuhkan hukuman penjara delapan bulan kepada Ahed Tamimi. Namun ia bebas pada Ahad (29/07) kemarin. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sekjen PBB Bahas Perdamaian di Yaman dengan Putra Mahkota Saudi