Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan Hadiri Pertemuan NATO di Brussel, Belgia

Erdogan Hadiri Pertemuan NATO di Brussel, Belgia

Jabat tangan antara Erdogan dan Trump disaksikan Presiden Prancis (tengah). (Anadolu)
dakwatuna.com – Brussel. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghadiri upacara pembukaan pertemuan kepala negara anggot Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pertemuan digelar di markas NATO di Brussel, Belgia.

Pertemuan NATO dihadiri oleh 26 kepala negara dan kepala pemerintahan anggota. Pertemuan dua hari itu disebut akan mengadopsi keputusan penting tentang masa depan Aliansi.

Setelah pembukaan, 29 kepala negara dan pemerintah NATO juga mengunjungi pameran tentang sejarah dan kegiatan organisasi bersama dengan Sekjen NATO, Jens Stoltenberg.

Menurut Erdogan dalam pernyataannya, Pertemuan ini diatur untuk meninjau langkah-langkah penyesuaian NATO dengan ancaman keamanan saat ini. Selain juga bertukar pandangan tentang ancaman terhadap keamanan Euro-Atlantik

Di sela-sela pertemuan, Presiden Turki dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara, termasuk dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Ada yang menarik dalam agenda tersebut. Ketika Erdogan berjalan di koridor menuju ruangan yang dikhususkan baginya, Presiden Turki itu dikejutkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Erdogan kemudian berbincang sesaat dengan kedua presiden tersebut.

Setelah itu, kamera media menangkap jabatan tangan erat antara Erdogan dan Trump. Jabat tangan hangat itu sontak mendapat perhatian luas oleh pers dan opini publik.

Pertemuan NATO kali ini juga membahas enam topik utama, termasuk penguatan pertahanan, kontra-terorisme dan stabilitas, penguatan kerja sama dengan Uni Eropa, modernisasi NATO, berbagi tanggung jawab dan nilai-nilai umum, serta serikat trans-atlantik. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut