Home / Berita / Internasional / Eropa / Presiden Macron Umumkan Aturan Baru untuk Umat Islam di Prancis

Presiden Macron Umumkan Aturan Baru untuk Umat Islam di Prancis

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Paris. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, kerangka kerja dan aturan baru akan diberlakukan terhadap urusan Umat Islam di Prancis. Ia menegaskan, hubungan antara Islam dan Republik Prancis sangat penting.

Di hadapan parlemen, Senin (09/07) kemarin, Macron menyebut aturan baru akan mulai berlaku pada musim gugur. Aturan itu memungkinkan bagi Umat Islam di Prancis menjalankan urusan mereka di seluruh wilayah negeri, sesuai dengan hukum di Prancis.

Menurutnya, aturan itu disusun bersama dengan perwakilan Umat Islam.

Macron menambahkan, “Aturan umum, rasa kesopanan biasa, dan kebebasan pikiran dan individu mengenai agama bukanlah omong kosong di Prancis. Ini membutuhkan kerangka kerja dan harmoni baru.”

“Tidak ada alasan apapun yang membuat hubungan antara Islam dan Republik jadi sulit,” imbuhnya.

Pada Februari lalu, Macron bertekad untuk menyusun anturan bagi agama terbesar kedua di Prancis tersebut.

Akhir Juni lalu, Pemerintah Prancis mengumumkan peluncuran pertemuan di daerah-daerah. Tujuannya menetapkan kerangka kerja untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat Islami dan sarana untuk membiayainya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Cina Bertekad Jadi Pemimpin Energi Nuklir Dunia

Organization