Home / Berita / Internasional / Asia / Ini Perubahan di Turki Jika Erdogan Menang

Ini Perubahan di Turki Jika Erdogan Menang

Papan kampanye Erdogan. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mempublikasi rincian sistem presidensial baru yang mencakup sejumlah perubahan. Di antaranya adalah pengurangan jumlah menteri dari 26 menjadi 16.

Disebut Aljazeera, rincian itu termuat dalam video yang diunggah akun Twitter Erdogan pada Kamis (21/06) kemarin. “Dalam sistem baru, kami bersiap untuk perubahan dan bersinar, wahai Turki,”menjadi tajuk dari video tersebut.

Dikatakan, “Sejumlah posisi di Republik Turki akan mengalami pengurangan signifikan, dengan kecepatan dalam pelayanan dan solusi sebagai gantinya, serta Peningkatan produksi dan menghemat waktu.”

Pengurangan jumlah menteri disiasati dengan integrasi satu sama lain untuk koordinasi yang lebih efektif.

Kementerian Keluarga dan Kebijakan Sosial akan diintegrasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial. Hasilnya adalah Kementerian Tenaga Kerja, Layanan Sosial dan Keluarga, dengan tugas memberi pelayanan yang diperlukan keluarga Turki.

Kementerian Sains, Industri dan Teknologi dengan Kementerian Pembangunan akan diintegrasikan dengan nama Kementerian Perindustrian dan Teknologi. Tugasnya “untuk membuat Turki menjadi pemimpin dalam kecerdasan buatan dengan memproduksi merek-merek teknologi tinggi kelas dunia dan terdepan dalam teknologi pintar.”

Integrasi juga dilakukan pada Kementerian Bea dan Perdagangan dengan Kementerian Ekonomi. Kementerian Perdagangan menjadi nama baru dengan tugas “mencapai pendapatan ekspor hingga $ 500 milyar serta menjadikan Istanbul sebagai pusat keuangan global.”

Kemeterian Luar Negeri dan Kementerian Uni Eropa akan digabung menjadi Kementerian Luar Negeri. Kementerian ini dituntut untuk memainkan peran berpengaruh dalam kebijakan luar negeri dan perkembangan internasional.

Masih menurut unggahan Erdogan, sistem baru akan membentuk sembilan komite baru, yaitu Komite Kebijakan Manajemen Lokal, Komite Kebijakan Sosial, Komite Kesehatan dan Makanan, Komite Kebijakan Seni dan Budaya, Komite Kebijakan Perundang-undangan, Komite Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri, Komite Kebijakan Ekonomi, Komite Kebijakan Pendidikan dan Pengajaran, serta Komite Kebijakan Sains, Teknologi dan Modernitas.

Selain itu akan dibentuk empat kantor yang akan bekerja dengan Presiden secara langsung. Keempatnya adalah Kantor Sumber Daya Manusia, Kantor Investasi, Kantor Keuangan, dan Kantor Transformasi Digital.

Rakyat Turki akan memberikan suaranya dalam pemilihan umum pada 24 Juni mendatang. Ini menjadi yang pertama kali di Turki di mana pemilihan parlemen dan presiden digelar pada hari yang sama. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Cina Bertekad Jadi Pemimpin Energi Nuklir Dunia

Organization