Home / Berita / Internasional / Asia / Begini Saran Iran untuk Presiden Korea Utara Setelah Pertemuan dengan Trump

Begini Saran Iran untuk Presiden Korea Utara Setelah Pertemuan dengan Trump

Presiden AS dan Presiden Korut. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Teheran. Iran memperingatkan kepada Presiden Korea Utara Kim Jong-un agar tidak percaya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Disebutkan, Trump bisa saja membatalkan sepihak kesekapatan dalam beberapa jam saja.

“Kita tak tahu dengan siapa Presiden Korea Utara mengadakan perundingan. Yang jelas ia (Trump) sangat mungkin membatalkan kesepakatan sebelum kembali ke negaranya,” kata Jubir Pemerintah Iran Mohammad Bagher Nobakht, seperti dikutip Aljazeera, Rabu (13/06).

Pernyataan Iran diungkapkan beberapa saat setelah Trump dan Kim menandatangani ‘dokumen komprehensif’ di akhir pertemuan mereka di Singapura. Sebelumnya, Trump dan Kim berjabat tangan bersejarah di Pulau Sentosa Singapura, Selasa (12/06).

Trump menyebut dokumen hasil pembicaraan dengan ‘komprehensif’. Ia yakin pelucutan senjata nuklir di Korea Utara akan dimulai dengan cepat.

Tuntutan Washington

Washington menuntut Pyongyang agar mengakhiri seluruh proyek nuklirnya. Selain itu, Korut juga diminta untuk tidak berpikir tentang kepemilikan senjata nuklir lagi.

Sebagai imbalannya, Trump berjanji akan memberi perlindungan kepada Kim Jong-un. Sementara Menlu AS Mike Pompeo juga menjanjikan bantuan ekonomi kepada Pyongyang.

Sementara Korut menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri proyek nuklir. Namun Pyongyang menginginkan hal itu secara bertahap.

Pada bulan lalu, Trump memutuskan keluar dari kesepakatan nuklir Iran yang dibuat pada 2015 lalu. Trump bersikeras kesepakatan itu cacat, dan kembali memberlakukan sanksi pada Iran.

Atas dasar keputusan Trumpp inilah kemudian Iran memberi peringatan kepada Kim Jong-un untuk tidak terlalu percaya dengan penguasa Gedung Putih tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sumber: Emir Qatar Tidak Akan Hadir KTT Teluk 2018 di Riyadh

Organization