Home / Berita / Internasional / Asia / Saudi dan Israel Sambut Baik Keputusan Trump Terkait Kesepakatan Nuklir Iran

Saudi dan Israel Sambut Baik Keputusan Trump Terkait Kesepakatan Nuklir Iran

Trump kembali memberlakukan sanksi nuklir kepada Iran. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Tel Aviv. Keputusan Presiden Amerika Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, mendapat dukungan dari Arab Saudi dan Zionis Israel

Perdana Menteri Zionis Israel, Benyamin Netanyahu, mengomentari keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kesepakatan nuklir Iran.

“Aku dan rakyat Israel mengapresiasi tinggi keputusan Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran,” katanya, seperti dilansir Aljazeera, Rabu (09/05/2018). Selain itu, Netanyahu juga menyebut Trump mengambil keputusan berani dan benar.

Dalam konferensi persnya, Netanyahu juga mencela kesepakatan nuklir tersebut. “Itu adalah bencana. Bencana bagi kawasan, dan bencana bagi perdamaian di dunia,” katanya.

Netanyahu melanjutkan, “Kami bertekad mencegah Iran untuk menempatkan militernya di Suriah. Kami juga siap menyerang siapapun yang mengganggu Israel.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman. Ia mengatakan, “Keputusan Trump sangat berani, dan akan menyebabkan jatuhnya rezim Iran.”

Sementara itu, Arab Saudi juga menyambut baik keputusan Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir serta memberlakukan kembali sanksi kepada Iran.

Hal itu disampaikan melalui pernyataan resmi Saudi yang dimuat di kantor berita SPA. Disebutkan, Iran mengambil keuntungan dari penangguhan sanksi dan menggunakannya untuk terus melakukan aktivitas destabilisasi kawasan.

Lebih lanjut, Saudi menuding Iran menjadikan kesepakatan nuklir untuk terus memberi dukungan kepada organisasi teroris seperti Hutsi Yaman dan Hizbullah Syiah Lebanon.

Selain itu, Saudi juga berharap dunia internasional mengambil sikap tegas terhadap Iran.

“Tindakan permusuhan Iran yang merongrong stabilitas Kawasan, dukungannya kepada oranisasi teroris seperti Hutsi dan Hizbullah Lebanon, serta dukungannya pada rezim Bashar Assad, menyebabkan lebih setengah juta penduduk sipil tewas,” kata Saudi dalam pernyataan resminya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Arab Saudi Hapus Program ‘Kesadaran Islam’ di Sekolah-sekolah