Home / Berita / Internasional / Asia / Kesepakatan Nuklir Dicabut, Iran Ancam Balas

Kesepakatan Nuklir Dicabut, Iran Ancam Balas

Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Teheran. Iran berjanji akan membalas secara tidak menyenangkan apabila Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional.

“Iran punya banyak opsi apabila AS menarik diri dari kesepakatan nuklir. Balasan Teheran apabila itu terjadi akan sangat mengganggu,” kata Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran, seperti dilansir dari Aljazeera.net, Jumat (20/04/2018).

Sebelumnya, AS meyebut tengah berusaha membujuk Inggris, Prancis dan Jerman untuk menenangkan ketakutan terkait program nuklir Iran.

“Presiden AS Donald Trump sangat jelas terkait tindakan yang diambil andai beberapa pertanyaan ini tidak ditangani,” jelas Robert Wood, Asisten Menlu AS urusan Pelucutan Senjata.

Wood menambahkan, persoalan Iran mencakup program nuklir serta kebijakannya di Kawasan. Ia mengatakan, “Apakah itu tentang kesepakatan nuklir Iran, atau terkait sikap Iran secara umum di Kawasan.”

Selain itu, Wood menyebut ada pula program rudal balistik Iran yang juga perlu ditangani. “Maka kita berharap kesepakatan yang tercapai dapat membuat Presiden merasa nyaman,” pungkasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Iran Disebut Masih Jadi Ancaman Utama Amerika Serikat