Home / Berita / Internasional / Asia / Stabilitas Negara Dorong Erdogan Mempercepat Pemilu Turki

Stabilitas Negara Dorong Erdogan Mempercepat Pemilu Turki

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki kembali menegaskan alasan di balik keputusannya mempercepat pemilu Turki. Menurutnya, alasan stabilitas negara lah yang mendorongnya untuk mengambil keputusan tersebut.

“Keputusan mempercepat pelaksanaan pemilu tidak direncanakan sebelumnya. itu muncul saat pertemuanku dengan Ketua Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahçeli,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, saat diwawancarai NTV Turki, seperti dilansir dari Anadolu Arabic, Ahad (22/04/2018).

Menurut Erdogan, seharusnya ia masih bisa menjabat hingga satu setengah tahun ke depan. Namun ia mengaku lebih mengutamakan stabilitas dan kemakmuran negara.

Sepanjang sejarah, imbuh Erdogan, Turki belum pernah melakukan pemilu yang kontroversial. Bahkan Amerika Serikat gagal menggelar pemilihan seperti di Turki, tuturnya.

Sementara perdebatan tentang pemilihan di Amerika, lanjutnya, sangat besar sehingga sangat rumit untuk dijelaskan.

Lebih lanjut Erdogan menjelaskan, tingkat partisipasi dalam pemilu di Turki mencapai 86%. Sementara di AS partisipasi pemilu hanya di angka 40-48%.

Dalam kesempatan tersebut, Erdogan juga menantang Ketua Partai Rakyat Republikan (CHP), Kemal Kılıçdaroğlu, untuk maju dalam Pilpres Turki mendatang. Partai CHP sendiri merupakan partai oposisi utama dan terbesar di Turki.

“Aku selalu menuntutnya untuk turun tangan. Silahkan turun, calonkan diri, dan saksikan berapa persen perolehan Anda di pemilihan,” kata Erdogan menyindir Kılıçdaroğlu.

Seperti diketahui, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyeru pemilihan parlemen dan presiden dipercepat pada 24 Juni mendatang. Sejatinya, pemilu di negara tersebut baru akan digelar pada Februari 2019. Partai AKP dan MHP telah mengajukan draf percepatan pemilu itu kepada Komite Konstitusi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Zionis Israel Tangkap Gubernur Al-Quds