Home / Berita / Internasional / Asia / Arab Saudi Salah Perhitungan dalam Pemboikotan Qatar

Arab Saudi Salah Perhitungan dalam Pemboikotan Qatar

Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud. (whc/dakwatuna)

dakwatuna.com – Doha. Surat kabar asal Inggris, The Guardian, membahas perihal kunjungan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud ke London beberapa waktu mendatang. Dalam laporannya itu, juga disebut bahwa Saudi salah perhitungan terkait tindakannya memboikot Qatar.

Dijelaskan, Inggris ingin Saudi mengurangi kerugian akibat pemboikotan tersebut. Bahkan pemboikotan Qatar juga disebut-sebut sebagai area konflik lain selain Perang Yaman dimana Riyadh terlibat di dalamnya.

“Jika Saudi beranggapan dengan pemboikotan akan mengacaukan dalam negeri Qatar, sehingga mereka bisa melakukan intervensi militer dengan dukungan AS, maka itu perhitungan yang sangat buruk,” tulis The Guardian.

Perekonomian Qatar, tambahnya, yang berdasarkan pada ekspor gas terbukti lebih fleksibel. Bahkan Emir Qatar pulang dari Washington dengan mengantongi komitmen AS untuk bersama menghadapi ancaman asing bagi Qatar. Selain itu, Washington juga berniat untuk memperluas pangkalan udaranya di Qatar.

Sementara kunjungan Bin Salman hanya akan menyoroti hubungan kedua negara dan titik ketegangan yang berlangsung. Selain juga akan menampilkan ‘wajah modernisasi’ bagi negaranya.

Namun, di sisi lain Bin Salman juga akan menyaksikan protes Inggris terkait daftar pelanggaran HAM di negaranya. Di samping juga tentang tindakannya dalam perang sipil yang terjadi selama tiga tahun terakhir di Yaman. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization