Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Jubir Kepresidenan: Para Sekutu Wajib Dukung Turki dalam Memberantas Teroris

Jubir Kepresidenan: Para Sekutu Wajib Dukung Turki dalam Memberantas Teroris

Operasi Militer Turki memberantas teroris di Suriah. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Ankara. Juru bicara kepresidenan Turki, İbrahim Kalın mengatakan, negara-negara sekutu Turki wajib memberi dukungan dalam rangka memberantas teroris. Menurutnya, saat ini Turki tengah berjuang memberantas organisasi teroris seperti PKK/PYD, ISIS dan Jemaah Gulen.

Dilansir dari aa.com.tr/ar, Senin (29/01/2018), hal itu sebagaimana tertulis dalam sebuah artikel yang dimuat Daily Sabah Turki, Ahad (28/01) kemarin. Kalın menekankan, operasi ‘Ranting Zaitun’ yang diluncurkan negaranya pada 20 Januari lalu itu bertujuan membersihkan kota Afrin dari para teroris.

“Negara-negara Barat melihat operasi ini memecah fokus dalam memerangi ISIS. Namun, kami justru berpandangan bahwa operasi tersebut sangat sesuai dengan tujuan memberantas seluruh organisasi teroris di Suriah. Selain juga merupakan langkah menjaga keutuhan tanah Suriah,” katanya.

Selain itu, Kalın kembali menegaskan tindakan negaranya legal dalam rangka melindungi diri. “Itu seperti yang diatur dalam pasal 51 Piagam PBB,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kalın juga membahas ancaman-ancaman teroris yang diterima negarana. “Dalam dua tahun terakhir ada 700 serangan teroris dari arah Afrin ke wilayah Turki, Hatay dan Kilis.”

“Organisasi PKK juga menjadikan wilayah itu (Afrin, red) sebagai markas pelatihan militer. Sementara PYD secara de facto menguasai Afrin atas nama memberantas ISIS,” tambahnya.

Padahal, lanjut Kalın, PYD menjadikan ancaman ISIS sebagai untuk memperluas penguasaan ilegal terhadap wilayah di Suriah, untuk kemudian mendirikan negara berdaulat. “Tentu saja Turki tidak dapat membiarkan hal itu,” tegasnya.

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Trump Gelar Buka Puasa Bersama Tanpa Kehadiran Komunitas Muslim

Figure
Organization