Home / Berita / Internasional / Asia / Operasi ‘Ranting Zaitun’, Erdogan Turut Shalati Jenazah Pasukan Pertama yang Gugur

Operasi ‘Ranting Zaitun’, Erdogan Turut Shalati Jenazah Pasukan Pertama yang Gugur

Presiden Turki turut menyolatkan jenazah pasukan yang gugur dalam tugas. (turkpress.co)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut serta menyolati jenazah pertama pasukan Turki yang gugur dalam operasi militer di kota Afrin Suriah. Disebutkan, operasi yang memasuki hari kelima itu telah menewaskan satu pasukan Turki bernama Mossa Ozklan.

Dalam kesempatan itu, Erdogan menegaskan negaranya tidak akan mendengar perkataan negara lain terkait operasi militer tersebut. “Pemilik keputusan dalam hal itu adalah rakyat Turki. Kami tidak akan biarkan ada teroris di wilayah perbatasan kami,” imbuhnya, dilansir dari Turkpress.co, Rabu (24/01/2018).

Erdogan melanjutkan, “Operasi yang dijalankan militer Turki bersama Tentara Pembebasan Suriah (FSA) tidak menyasar satu kaum tertentu (Kurdi, red), melainkan bertujuan memberantas organisasi teroris.”

Jenazah Mossa Ozklan dishalatkan di Masjid Ahmed di ibukota Ankara. Beberapa pejabat tinggi Turki tampak turut serta seperti Ketua Parlemen Turki, Ismail Kahraman; PM Binali Yildirim; Ketua Partai CHP, Kemal Kılıçdaroğlu; Ketua Partai MHP, Devlet Bahceli; dan lainnya.

Operasi ‘Ranting Zaitun’ secara resmi diluncurkan oleh otoritas militer Turki pada Sabtu (21/01) sore waktu setempat. Sejauh ini, pihak militer mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap 153 titik yang disinyalir milik organisasi teroris tersebut.

Militer Turki juga menyebut operasi Ranting Zaitun ini telah sesuai dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB mengenai pemberantasan teroris. “Turki juga berhak membela diri sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 Konvensi PBB dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah,” lanjutnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Turk Press

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kantor Kedutaan AS di Ankara Ditembak Orang Tak Dikenal