Home / Berita / Internasional / Asia / Operasi Militer ‘Ranting Zaitun’, Turki Terus Perkuat Militer di Perbatasan Suriah

Operasi Militer ‘Ranting Zaitun’, Turki Terus Perkuat Militer di Perbatasan Suriah

Militer Turki terus lakukan penguatan pasukan dalam operasi Ranting Zaitun di perbatasan Suriah. (aa.com.tr/ar)

dakwatuna.com – Ankara. Otoritas Militer Turki terus melakukan penguatan terhadap pasukannya di wilayah perbatasan dengan Suriah. Hal itu tampak dilakukan dengan pengiriman sejumlah pasukan pada sore kemarin dan pagi hari ini, Ahad (21/01/2018).

Menurut jurnalis Anadolu Ajansı, pasukan dan alat tempur Turki terus bergerak ke arah perbatasan dengan Suriah. Sementara dalam beberapa jam pada malam hari (21/01) kemarin, artileri Turki tampak menyerang titik-titik militer milik Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di kota Afrin di Aleppo Suriah.

Sedangkan pada Sabtu (21/01) kemarin, pihak Turki juga mengumumkan telah melakukan penyerangan terhadap 108 titik militer milik Pejuang Kurdi Suriah (YPK) dan ISIS. Serangan itu tersebar di tujuh wilayah di Utara Suriah dalam operasi militer yang bertajuk “Ranting Zaitun”.

Sementara Kepala Staf Militer Turki juga menjelaskan tujuan dari operasi Ranting Zaitun tersebut. Menurutnya, “Itu untuk menghadirkan keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan Turki dan kawasan. Selain itu untuk memberantas organisasi-organisasi teroris macam PKK/PYD/YPK dan ISIS di kota Afrin, serta menyelamatkan penduduk dari belenggu teroris.”

Operasi “Ranting Zaitun” secara resmi diluncurkan oleh otoritas militer Turki pada Sabtu (21/01) sore waktu setempat. Sejauh ini, pihak militer mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap 153 titik yang disinyalir milik organisasi teroris tersebut.

Militer Turki juga menyebut operasi Ranting Zaitun ini telah sesuai dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB mengenai pemberantasan teroris. “Turki juga berhak membela diri sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 Konvensi PBB dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah,” lanjutnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı Arabıc

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Banyak Warga Mesir Tak Bisa Pergi Haji, Mengapa?

Organization