Home / Berita / Daerah / Nasihat Spiritual Habib Salim untuk Anies-Sandi

Nasihat Spiritual Habib Salim untuk Anies-Sandi

Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri bersama Paslon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di DPP PKS, Rabu (15/2/2017). (pks.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Selalu ada nuansa spiritual kala berjumpa dengan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri. Nasihatnya tak lepas dari dakwah. Hiruk pikuk politik tak boleh lepas dari bingkai dakwah. Pemaknaan spiritual itu yang terjadi saat Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno kala bertatap muka dengan Habib Salim.

Dua pemimpin Jakarta itu menyempatkan menemui Habib Salim di kantor DPP PKS, Jakarta usai pencoblosan, Rabu (15/2/2017). Habib Salim dengan amat tenang memberikan nasihat tentang makna kemenangan.

“Kemenangan itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Intanshurullah yanshurkum wa yutsabbit aqdamakum. Allah tidak akan ingkari janji,” urainya kepada paslon yang diusung PKS dan Gerindra itu, sebagaimana dilansir laman pks.id

Habib Salim menekankan jika sejatinya Allah SWT, dzat yang tak memerlukan bantuan seorang hamba. Perjuangan untuk memenangkan Allah SWT harus benar-benar dilabeli dengan rasa ikhlas.

“Apakah Allah perlu bantuan kita? Allah tidak membutuhkan pertolongan untuk memenangkan Allah. Jika kita berjuang semata-mata untuk Allah, dalam semua aspek kita memenangkan Allah hingga sekecil-kecilnya. Maka kita patut mendapat kemenangan,” tuturnya.

Habib Salim yakin jika melihat perjuangan Anies-Sandi dan para relawan, semua sudah berjuang ikhlas karena Allah semata. “Jika saya melihat gestur dan kalimat-kalimat antum dan gerakan-gerakan yang telah dilakukan, saya yakin itu ikhlas karena Allah SWT,” kata Habib Salim.

Berbagai hitungan cepat lembaga survei menempatkan pasangan Anies-Sandi lolos ke putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Sandiaga yang terus memegang tasbih serta berzikir saat konferensi pers di DPP PKS mengingatkan para relawan untuk tetap rendah hati. Sandi mengajak para relawan untuk menjaga kebersamaan. Jangan sampai, ujar dia, ada yang takabur dan meneriaki relawan paslon lain yang kalah dalam Pilkada.”Tetap tawadu terus kita kawal proses penghitungan. Jadikan momen bersama kita kumpulkan kembali kita jadikan Jakarta sebagai kebanggan kita,” ujar Sandi.

Sandiaga mengatakan, dunia tengah melihat pesta demokrasi di Jakarta yang dinilai sangat menarik perhatian seluruh negara. “Ini menjadi atensi publik karena banyak yang ingin melihat perkembangan demokrasi di Jakarta,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia merasa bersyukur lantaran sejauh ini Pilkada DKI Jakarta berjalan dengan sejuk, damai dan bisa bersanding antara Islam dengan demokrasi. “Kita menempatkan demokrasi toleran bisa bersanding mari kita jaga bersama sama momentum damai ini,” tutur Sandi.

Sementara itu, usai melihat hasil real quick count, Cagub Anies Baswedan menggelar konferensi pers di Kantor DPP PKS, MD Building, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Rabu malam (15/2/2017). Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan apresiasi cukup besar kepada setiap pihak yang membantunya selama masa kampanye.

“Saya berterima kasih atas setiap jajaran yang bekerja sama dengan pasangan calon nomor 3. Kita jaga ini dengan tetap rendah hati. Masih ada 66 hari (kedepan) yang harus dijalani bersama,” ungkap Anies.

Mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut kemudian menjelaskan bahwa kerja keras bersama ini harus diikhtiarkan dengan baik. Ikhtiar tersebut, sambungnya, harus dilakukan secara maksimal dan optimal.

“Saya sampaikan apresiasi khusus atas relawan yang bekerja keras, all out. Juga para Habib, ustadz-ustadzah, majelis taklim, tokoh masyarakat yang selama ini mendukung atas apa yang kami perjuangkan,” tutup Anies. (SaBah/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri

Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Umumkan Tim Sinkronisasi, Anies: Biar Bisa Bekerja Sejak Hari Pertama