Topic
Home / Berita / Daerah / Rembug Reboan, Relawan Anies-Sandi Ajak Warga Berpartisipasi Melawan Kecurangan

Rembug Reboan, Relawan Anies-Sandi Ajak Warga Berpartisipasi Melawan Kecurangan

Cagub nomor urut tiga, Anies Baswedan hadir ditengah warga saat acara rembug reboan di di Posko Sekber Tingkat Kelurahan Se-Jakarta Barat, Jl. Jelambar Utama Raya, Jakarta Barat pada Rabu (1/2/2017). (@asmc)

dakwatuna.com – Jakarta. Relawan Anies Sandi menggelar acara rutin rembug reboan pada Rabu  pertama bulan Februari. Berbeda dengan sebelumnya, Rembug Reboan kali ini tidak berbasis kelurahan, tetapi berbasis TPS. Rembug tersebar di lebih dari 10.000 titik pertemuan.

Rembug Reboan adalah Forum Demokrasi warga. Tempat di mana warga secara sadar menempatkan diri menjadi bagian dari proses Pilkada DKI 2017. Hal itu menjadi penting karena tanpa keterlibatan warga dalam menentukan pemimpin daerah, maka perbaikan tata kehidupan daerah hanya akan mimpi.

Keterlibatan warga bukan saja lebih memberi jaminan kepada bekerjanya demokrasi, tetapi juga memungkinkan warga untuk membuat pilihan yang benar yang didasarkan pada pengetahuan dan kepentingan warga. Dengan itu, warga dapat membebaskan diri dari politik citra, politik kosmetik dan politik karbitan.

“Lewat rembug reboan inilah seluruh pendukung Anies-Sandi, hadir di tengah warga, dan menjadi bagian dari pergulatan politik warga dalam membuat keputusan politik pada 15 Februari yang akan datang”, kata Mardani Ali Sera, Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi.

Pada kesempatan yang sama, Boy Sadikin, Koordinator Relawan Anies-Sandi, menambahkan ada tiga agenda yang akan menjadi bahan rembug, yakni soal keadaan warga, langkah door to door, dan persiapan penuh warga dalam melawan kecurangan.

“Door to door merupakan cara Anies-Sandi menyapa warga, berdialog, meyakinkan warga dan memperluas dukungan”, lanjut Boy Sadikin.

Berdasarkan info yang diterima Boy dari laporan warga, potensi kecurangan dalam Pilkada DKI sangat besar, mulai dari politik uang sampai pada kemungkinan manipulasi dengan berbagai bentuknya. Sehingga, Soliditas gotong royong warga akan menjadi benteng dari segala bentuk kecurangan yang menghadang Anies-Sandi.

“Aspirasi warga sangat jelas, jangan curangi Anies-Sandi”, tegas Boy Sadikin mengakhiri penjelasannya.

Sementara itu, saat menghadiri rembug reboan perwakilan relawan se-Jakarta Barat yang dilaksanakan di Posko Sekber Tingkat Kelurahan Se-Jakarta Barat, Jl. Jelambar Utama Raya, Jakarta Barat pada Rabu (1/2/2017), Cagub Anies Baswedan mengapresiasi kerja relawan selama beberapa bulan terakhir masa kampanya.

Bagi Anies, relawan tidak dibayar bukan karena tidak bernilai tetapi karena tidak ternilai harganya.

“Rasanya tanda tanda kerja keras selama ini menunjukkan kepada kemenangan bersama. Dan ini bukan kerja satu dua orang. Ini adalah kerja sunyi selama beberapa bulan yang mulai nampak hasilnya,” terang Anies.

Dalam kesempatan tersebut Anies kembali menyuntikkan semangat dengan menyatakan bahwa kerja keras relawan adalah suara rakyat.

“Ini sebuah perjuangan rakyat. Ini adalah Gerakan rakyat. Gerakan rakyat tidak bisa dibendung. Gerakan rakyat hanya bisa besar dan membesar. Kita bereskan dua minggu ini dan rasakan lega lima tahun ke depan,” tandasnya. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Israel Serang Al-Aqsha, Hamas Ajak Warga Bersatu

Figure
Organization