Home / Berita / Nasional / Posko Mudik PGN dan RZ Targetkan 3000 Penerima Layanan

Posko Mudik PGN dan RZ Targetkan 3000 Penerima Layanan

Pemeriksaan Kesehatan di Posko Mudik PGN - RZ. (rena/RZ)
Pemeriksaan Kesehatan di Posko Mudik PGN – RZ. (rena/RZ)

dakwatuna.com – Bandung. PT Perusahan Gas Negara (PGN) Tbk kembali bekerjasama dengan RZ (Rumah Zakat) mendirikan Posko Mudik Sehat PGN di 3 kota, antara lain Brebes, Surabaya, dan Bandar Lampung. Sebanyak 3000 orang menjadi target penerima layanan dalam posko mudik 2016 ini.

Posko Mudik Sehat PGN diperuntukan bagi para pemudik yang kelelahan baik yang membawa kendaraan pribadi maupun umum. Untuk di area Lampung Posko Mudik Sehat PGN berada di Rumah Makan Begadang IV, Jl. Bakauheni KM 15, Lampung Selatan. Sementara di Brebes di Masjid Besar Al Mubarrak Jl. Cendrawasih Kec. Tanjung Kab. Brebes, Jawa Tengah. Sedangkan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan umum Posko Mudik Sehat PGN ada di Terminal Bungurasih, Surabaya.

Bukan hanya tempat untuk melepas lelah, di Posko Mudik Sehat PGN juga disediakan berbagai fasilitas, antara lain pemeriksaan kesehatan, pijat, ruang laktasi, ruang istirahat, makanan dan minuman, internet dan wifi, charger telepon, hiburan, kidzone, mini library, dan toilet portable. Semuanya diberikan secara gratis bagi mereka yang datang dan beristirahat di Posko Mudik Sehat PGN.

“Dengan hadirnya posko mudik ini selain mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat supir yang kelelahan, para pemudik juga bisa lebih fresh saat sampai kota tujuan. Selama bekerjasama, Alhamdulillah antusiasme pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang kami sediakan cukup tinggi. Semoga di tahun ke 7 ini pun demikian ” kata CEO RZ, Nur Efendi, Minggu (3/7/2016).

Tidak hanya berbagi dengan para pemudik, PGN juga memberikan makan berbuka dan bingkisan lebaran bagi warga sekitar Posko Mudik Sehat PGN. Sebanyak 1.710 paket berbuka puasa dan 300 bingkisan lebaran diperuntukan bagi mereka yang membutuhkan.

Posko Mudik Sehat PGN  akan berdiri selama 7 hari untuk melayani masyarakat yang pulang kampung dan kembali ke daerah asal. Untuk ketiga wilayah tersebut dimulai secara serentak dari tanggal 3 Juli hingga 9 Juli 2016. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

OSIS SMP Juara Pekanbaru Bersama Rumah Zakat Laksanakan Aksi Kemanusian Penggalangan Dana Untuk Suriah

Organization