Home / Berita / Nasional / DPR Tinjau Infrastruktur Demi Kelancaran Mudik Lebaran 2015

DPR Tinjau Infrastruktur Demi Kelancaran Mudik Lebaran 2015

Tol Cipali 2015 (inet)
Tol Cipali 2015 (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. ntuk memastikan kesiapan infrastruktur selama penyelenggaraan mudik lebaran 2015, Komisi V DPR RI akan meninjau beberapa titik pada tanggal 2-3 Juli mendatang.

Beberapa titik yang akan ditinjau tersebut adalah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), terminal bus Cirebon, ruas jalan nasional di Semarang, dan lokasi penampungan sepeda motor di Pelabuhan Tanjung Mas.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia, mengatakan kesiapan Tol Cipali menjadi prioritas Komisi V untuk ditinjau, mengingat sejak di buka pada pertengahan Juni lalu ruas tol ini sudah menelan korban jiwa. Bahkan, DPR meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen Pu-Pera) dapat melakukan audit teknis terkait keselamatan di Tol Cipali.

“Komisi V akan meninjau kesiapan Tol Cipali pada Kamis, 2-3 Juli 2015. Kami ingin memastikan ketika mudik lebaran nanti tol ini sudah siap dan memenuhi aspek keselamatan. Tidak hanya secara teknis jalan, tapi juga kelengkapan fasilitas pendukungnya seperti sarana penerangan, rambu lalu lintas dan kawasan istirahat,” kata legislator asal dapil Jawa Barat IV yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut, dalam siaran persnya kepada dakwatuna.com, Rabu (1/7) malam.

Seperti diketahui, sejak dibuka 13 Juni lalu, tercatat sudah lebih dari 30 kasus kecelakaan kendaraan yang mengakibatkan korban tewas dan luka di Tol Cipali. Fasilitas di tol sepanjang 116 kilometer ini juga belum sepenuhnya ada. Rambu-rambu dan lampu penerangan masih minim dan sejumlah kawasan peristirahatan (rest area) belum selesai dikerjakan. Padahal, arus kendaraan di jalur Tol Cipali ini terus mengalami peningkatan. Akibatnya, tidak hanya kemacetan, kecelakaan pun terjadi.

Yudi menambahkan kondisi alas jalan yang bervariasi dari aspal ke concrete (beton), dapat menyebabkan kerja ban lebih berat jika dipacu dalam kecepatan tinggi dan kondisi panas. Kondisi inilah yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Apalagi, slogan pemerintah terhadap Tol Cipali yakni “dapat dipacu hingga 140 km/jam” sangat menyesatkan dan membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

Selain Tol Cipali, komisi yang membidangi infrastruktur dan transportasi ini juga akan meninjau kesiapan infrastruktur terminal Cirebon, Jalan Nasional di Semarang, dan dermaga penampungan sepeda motor di Pelabuhan Tanjung Mas yang akan mendukung kelancaran penyelenggaraan mudik 2015.

Naiknya Jumlah Penumpang

Balitbang Kementerian Perhubungan, memperkirakan jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2015 kurang lebih 20 juta penumpang. Adapun kenaikan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api sekitar 1-2 persen dibandingkan musim mudik lebaran tahun lalu.

Dengan demikian, Komisi V DPR RI berharap Kementerian Perhubungan, Kemen Pu-Pera, dan semua jajaran pemerintahan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan sekecil mungkin selama mudik lebaran 2015 kali ini. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Mantan PM Israel Ini Akui Bunuh 300 Orang Palestina dalam 3,5 Menit