Home / Arsip Kata Kunci: pacar

Arsip Kata Kunci: pacar

Jika Allah Telah Memilihkan Jodohmu..

“Saat kita ditanya, kapan nikah?” maka jawablah ,”Saya sedang mempersiapkan bekal ketaqwaan untuk bertemu jodoh saya nanti,” kata ustadz Salim. Karena untuk melangkah menuju pernikahan itu harus disiapkan secara matang. Harus siap secara moral, spiritual, konsepsional, fisik, sosial dan material.

Baca selengkapnya »

Kata Siapa Pacaran Itu Haram?

Bersabarlah... Tiada kata ayah-bunda selagi akad belum terwacana Tiada sapa cintaku-sayang selagi mahar belum terbentang Tiada panggil umi-abi selagi kata "sah" belum terbisiki Jadi, kata siapa pacaran itu haram? Ya... Kata pedoman. Tapi, sebenarnya.. pacaran boleh kok. Asalkan... Sudah halal alias menikah dan sah secara agama.

Baca selengkapnya »

Apa Salahku Sayang?

Pesan dari penulis buku ini untuk para pembacanya “Apa salahnya kalo kamu menolak untuk pacaran ‘say no to PACARAN’ dan memutuskan pacarmu? Bukankah, dengan menolak tawaran pacaran dan memutuskan pacarmu itu tandanya mencintai dia. Artinya mencintai dia agar nggak terjerumus ke dalam lembah maksiat. Mencintai dia agar nggak terjerumus dalam kehinaan. Mencintai dia agar harga dirinya nggak ternoda. Itulah namanya cinta sejati yaitu cinta yang didasarkan kepada sang pemberi sekaligus pemilik cinta sejati yaitu Allah SWT.

Baca selengkapnya »

Indah di Mata Tak Seindah di Hati

Yakinlah bahwa Allah lebih mengetahui mana yang pantas untuk kau cintai dan kau kagumi. Pemandangan yang indah di matamu tak mampu menembus tebalnya dinding pembatas yang ada di dalam dadanya. Indah di mata tak seindah di hati. Kecuali engkau hanya dapat melihat menurut prasangkamu. Dan kepastian itu telah nampak jelas di hadapan Allah. Karena Dialah yang maha mengetahui segala sesuatu. Tak satupun luput dari penglihatan-Nya. Termasuk apa yang ada di dalam hatimu dan hatinya.

Baca selengkapnya »

Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan

Dalam buku ini dijelaskan banyak hal terkait dengan permasalahan remaja akan kehadiran cinta, bagaimana memaknai cinta secara benar, dan mengartikan cinta dalam balutan kebahagiaan dunia akhirat. Dengan berbagai pendekatan literatur yang dapat dipertanggungjawabkan, menjadikan buku ini lengkap dan kaya akan informasi, yang tentunya menarik bagi para pembaca. Tak luput pula kutipan dari ayat-ayat Alquran dan hadits, yang memberikan bumbu-bumbu sedap dalam buku ini.

Baca selengkapnya »

Berani Pacaran

Pacaran sangatlah jelas dilarang oleh agama, sementara taaruf itu adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main dan bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Intinya kita sebagai kaum muslimin harus menjaga diri kita sendiri agar kita tidak dirugikan akibat pacaran tersebut. Hindarilah pacaran jika kalian telah mengetahui larangannya

Baca selengkapnya »

Film “Aku, Kau & KUA” Ajarkan Pemuda Bahwa Dalam Islam Tidak Ada Pacaran

Akan terlihat lebih keren dan indah jika pemuda-pemuda sekarang seperti dalam film “AKU, KAU dan KUA”, menyatakan cinta bukan untuk berpacaran tapi “will you marry me?”, maukah kau menikah denganku?, atau nikah yuk. Semoga film ini menjadi inspirasi bagi sutradara-sutradara lain untuk berkarya melalui film-film yang lebih mendidik, sehingga agama dan bangsa ini terjaga dari segala hal pelecehan kaum muda.

Baca selengkapnya »

Cinta Dalam Janji Suci

Rasulullah Shalallahu A'laihi Wasallam Bersabda: "Sekali-kali tidak boleh seorang lelaki, menyepi berduaan dengan wanita yang tidak dihalalkan bagi dirinya, apabila tidak disertai dengan muhrimnya, karena yang ketiganya adalah Setan" (HR. Amir bin Robi'ah). Cinta akan lebih terasa indahnya jika sudah terikat dengan janji suci, kita boleh dengan bebas mencintai orang yang kita cintai dan kita sayangi. Karena orang yang benar-benar mencintai kita itu akan langsung membawa kita ke arah yang lebih serius lagi daripada membawa ke arah maksiat dan dosa.

Baca selengkapnya »