Home / Arsip Kata Kunci: korupsi

Arsip Kata Kunci: korupsi

Memahami KKN, Wajah Fenomena Dulu dan Kini

Ilustrasi. (inet)

Sejak bangku SMP sampai SMA, kita dijejali fakta umum bahwa perpecahan Kerajaan Mataram diakibatkan oleh intervensi VOC. Tapi tahukah kalian, perpecahan internal tidak lepas akibat dorongan dari para bangsawan untuk memperkaya diri beserta sanak keluarganya. Korupsi pada masa kerajaan masih didominasi oleh kalangan pemegang kekuasaan dan saat itu segalanya terpusat pada keputusan Raja, maka korupsi di tingkat pamong bawah dilakukan melalui penyunatan pajak atau upeti. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya pengawasan dan standar baku terkait besaran pajak/ upeti.

Baca selengkapnya »

Proyek Kelahiran

Ilustrasi. (inet)

Kesimpulan ceritanya; dengan kondisi negara yang sedang mengalami krisis seperti ini, kita memerlukan hakim yang lembut dan tidak keras menghukum rakyat. Perlu inovasi win-win solution karena kita sedang susah semua. Yang kedua, diperlukan pemimpin dan bendahara yang memiliki integritas, tidak sekadar kampanye penghematan, tapi juga bisa memberikan teladan. Pemimpin boleh saja kaya, tapi sederhana itu soal karakter. Yang ketiga, kita perlu pemimpin yang tak sekedar kata, tapi bisa bekerja menggerakkan rakyat untuk mengatasi masalah.

Baca selengkapnya »

Pilkada Serentak dan Optimisme Masa Depan

Ada 14 daerah yang hanya memiliki calon tunggal hingga harus diperpanjang masa pendaftaran calon kepala daerah.  (lensaindonesia.com)

Pilkada kali ini harus lebih baik dari percobaan proses politik periode sebelumnya. Beberapa hal masih menjadi ganjalan di beberapa daerah; seperti calon boneka untuk melanggengkan oligarki, netralitas penyelenggara dan lain-lain. Seiring berjalannya proses Pilkada ini kita sudah bisa merumuskan terapi apa yang akan kita terapkan untuk Pilkada serentak gelombang kedua dan seterusnya.

Baca selengkapnya »

Soal Korupsi dan Kemunafikan, Mari Kita Selesaikan Ahok!

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak tertarik menjadi pimpinan KPK.  (jawapos.com)

Ahok mengatakan, semua uang operasional itu dia taruh di rekening Bank DKI agar terlacak transaksi keuangannya, meski sebetulnya tak ada keharusan untuk itu. "Saya bayangkan kalau seluruh pejabat DKI ditanya seperti itu (paparkan harta kekayaan), saya kira enggak bisa jawab dari mana biaya hidupnya dengan gaji begitu kecil," Ungkap Ahok pada waktu itu sebagaimana Detiknews beritakan. Jadi, Dengan Demikian jika Korupsi adalah Kemunafikan dan Ahok meminta Kita selesaikan maka hal yang paling awal adalah Mari Kita Selesaikan Ahok.

Baca selengkapnya »