Home / Berita / Internasional / Asia / Oposisi Israel Ramai-Ramai Desak Benyamin Netanyahu Mundur

Oposisi Israel Ramai-Ramai Desak Benyamin Netanyahu Mundur

PM Israel Benjamin Netanyahu. (alresalah.ps)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Para pemimpin oposisi Israel pada hari Ahad (02/12/2018) mendesak Perdana Menteri Benyamin Netanyahu untuk mengundurkan diri. Hal itu menyusul keterangan polisi yang merekomendasikan untuk mendakwanya atas tuduhan penyuapan.

“Netanyahu harus pulang sebelum dia menghancurkan penegak hukum untuk menyelamatkan kulitnya sendiri,” Tzipi Livni, pemimpin partai Zionis Union, menulis di Twitter, seperti dikutip dari Anadolu.

“Rakyat Israel pantas mendapat pemimpin yang bersih. Pemilihan sekarang!” imbuhnya.
Ketua partai sayap kiri Meretz, Tamar Zandberg, menyuarakan hal serupa.

“Rekomendasi ketiga (untuk mendakwa dengan) penyuapan tidak diragukan lagi. Seorang perdana menteri yang dicurigai melakukan kejahatan besar di buku hukum Israel tidak bisa duduk bahkan satu hari lagi di kursinya,” ujarnya.

Diketahui, Harian Haaretz Israel mengungkap keterangan polisi negara itu yang menyebut PM Benyamin Netanyahu dan istrinya terlibat dalam kasus penyuapan.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan Netanyahu diduga menerima suap dan menyalahgunakan wewenang ketika memberikan bantuan kepada pemimpin media Shaul Elovitch, sebagai imbalan atas liputan yang menguntungkan di situs berita perusahaan.

Sejauh ini kepolisian telah merekomendasikan dakwaan terhadap Netanyahu untuk korupsi dalam dua kasus berbeda.

Kasus pertama melibatkan produser Hollywood Israel Arnon Milchan, yang diduga diminta untuk membeli barang-barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya.

Yang kedua berkaitan dengan dugaan kesepakatan – sekali lagi untuk liputan media yang baik – dengan Arnon Mozes, penerbit harian berbahasa Ibrani, Yedioth Ahronoth.
Netanyahu diketahui membantah semua tuduhan tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization