Home / Berita / Perjalanan

Perjalanan

Survival di Thailand, Perjuangan Mencari yang Halal

Penulis di depan Gate 3, Mahidol University.

Demikian pula di daerah penginapan saya selama di Thailand, daerah Salaya. Di situ sangat minim referensi makanan halal. Di depan penginapan saya terdapat pasar dan aneka menu olahan babi juga tersebar. Satu-satunya tempat saya mendapatkan makanan halal di situ ada seorang penjual muslim, kebetulan berjilbab, muslimah asli Thailand. Ia menjual nasi ayam. Karena sedikitnya tempat tersebut, sehingga ketika sore buka, biasanya sekitar jam 8 malam dagangan tersebut sudah habis.

Baca selengkapnya »

Pesona Jejak Kejayaan Islam di Negeri 1000 Masjid

Ilustrasi - Hagia Sophia. (livescience.com)

Turki sering disebut sebagai “Negeri 1000 Masjid” karena di sepanjang jalan kita dapat menemukan banyak masjid-masjid dengan bentuk bangunannya yang khas. Dindingnya sekilas terlihat menyerupai sebuah benteng. Bangunannya menjulang tinggi dengan kubah-kubah dan menaranya. Dengan melihat jumlah menaranya, kita dapat mengetahui siapa donatur terbesar dari pembangunan masjid tersebut. Biasanya jika terdapat dua menara, artinya masjid tersebut dibangun oleh masyarakat setempat. Jika terdapat tiga, empat atau lebih biasanya dibangun oleh keluarga raja atau raja itu sendiri.

Baca selengkapnya »

I am Muslim, I am Tourist

Masyarakat Srinagar bersiap mendirikan Shalat Jumat (spesial)

Perasaan miris ketika memasuki Masjid Hazratbal dengan segenap penjagaannya tentu tak akan hilang dari ingatanku. Di sana aku mendapatkan sebuah pembelajaran, bahwa pendudukan terhadap wilayah Muslim yang dilakukan orang-orang non-muslim, ternyata tak memberi ruang bebas untuk toleransi.

Baca selengkapnya »

Assalamu’alaikum Shanghai…

(Foto: Kahlil Muchtar)

Cina daratan mengakui Islam sebagai agama resmi dengan jumlah populasi muslim sekitar 20 juta penduduk. Bahkan, di uang kertas mereka dapat kita temui tulisan bahasa Arab yang secara tidak langsung mengakui eksistensi Islam. Perjalanan tiga hari ke Shanghai tahun ini sangat berkesan. Selain menghadiri rapat, saya bisa kembali merasakan atmosfir Islam dan mempelajari bagaimana cara kota modern ini menarik wisatawan dengan ketersediaan transportasi yang canggih dan terjangkau.

Baca selengkapnya »

Ramadhan dan Revolusi Kuliner di Kupang

Aneka jenis kue dan penganan tradisional Bugis mendominasi pasar penganan berbuka di Kupang. (Darso Arief Bakuama)

Dewasa ini, produksi kue di Kupang lebih didominasi oleh masyarakat Tionghoa dan Bugis. Bedanya, orang Tionghoa menjualnya pada toko-toko dengan jenis kue kontemporer yang kadang berbau Barat, sedangkan masyarakat Bugis lebih pada pasar kue yang terjangkau masyarakat dengan beragam jenis kue tradisional Sulawesi. Akibatnya, orang Kupang lebih mengenal dan menikmati Kue Orang Bugis dibanding Kue Orang Tionghoa. Jika saat ini anda berada Kupang, maka bisa merasakan Kue Orang Bugis begitu mendominasi. Mereka ada di kios-kios pinggir jalan sampai pasar-pasar.

Baca selengkapnya »

Perjalanan Relawan SGI Dompet Dhuafa ke Pelosok Pandeglang, Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan

(Dok. Sapto Prio Wawan Hadi Wibowo)

Dari sepuluh anaknya hanya satu orang saja yang mengenyam pendidikan yaitu Rena, anak perempuan yang bersekolah di MI Nurul Hikmah Cihanjuang, lokasinya di kampung penempatan Januarita Sasni. Aku bisa membayangkan betapa jauhnya ia berjalan setiap hari untuk menuntut ilmu demi mengubah derajat keluarganya suatu saat nanti. Walaupun Rena terkadang tak datang ke sekolah jika musim penghujan tiba, sebab rute yang ditempuhnya akan sulit dilalui jika hujan turun.

Baca selengkapnya »
Figure