Topic
Home / Berita / Perjalanan / Lima Destinasi Wisata Terbaik di Xi’an, Populasi Muslim Terbesar di China

Lima Destinasi Wisata Terbaik di Xi’an, Populasi Muslim Terbesar di China

dakwatuna.com – Jakarta. Xi’an adalah rumah bagi atraksi wisata bawah tanah paling memukau di China, yakni ribuan tentara terakota yang sebagian besar masih berdiri kokoh hingga saat ini. DIbangun lebih dari 2.000 silam, situs bersejarah mampu menarik perhatian jutaan pelancong dari berbagai penjuru dunia untuk datang melihat langsung.

Namun, Xi’an lebih dari sekadar barisan tentara terakota. Destinasi yang terletak di bagian barat China itu juga dikenal sebagai kantong Muslim terbesar di Negeri Tirai Bambu, di mana sejarah eksistensi umat Islam telah berlangsung selama berabad-abad, membentuk kultur yang unik. 

Selain itu, Xi’an juga dikenal sebagai “ibu kota kuliner” Sichuan yang mengandalkan beragam menu masakan bercita rasa pedas, berminyak, dan penuh rasa. Kota ini juga menjadi bandar besar perdagangan merica Sichuan, di mana hampir serupa dengan andaliman di kultur memasak masyarakat Toba dan sekitarnya di Sumatera Utara. 

Belum banyak rute yang menghubungkan secara langsung Xi’an dengan kota-kota besar di Indonesia, namun ada beberapa maskapai yang memberi pilihan untuk jalru tersebut. Untuk mengetahuinya, Anda bisa pesan tiket pesawat di sini untuk menuju kota di Wilayah China Selatan ini. Lantas, apa saja destinasi wisata menarik yang patut dikunjungi di Xi’an? Berikut adalah lima yang paling direkomendasikan. 

 

  1. Muslim Quarter

Banyak sejarawan China berpikir bahwa Xi’an adalah titik awal dari Jalur Sutra, rute perdagangan kuno yang menghubungkan Tiongkok dengan Timur Tengah dan Eropa. Dari masakan hingga pakaian, kota ini sangat dipengaruhi oleh budaya Islam. Warisan Islam Xi’an paling tepat diamati di Muslim Quarter, atau Huimin Jie dalam bahasa Mandarin, yang terletak di pusat kota tua Xi’an. 

Seperti Pecinan, Muslim Quarter adalah komunitas untuk muslim Hui lokal, kelompok etnis penganut Islam terbesar di China. Lingkungan seluas 1.800 meter persegi ini memiliki 10 masjid dan dihuni oleh lebih dari 20.000 penduduk. Kawasan ini juga dikenal sebagai pusat kuliner terbaik, di mana di sepanjang jalannya terselip banyak restoran-restoran kecil yang selalu memicu antrean panjang. 

Sebagian besar makanan lokal simbolis termasuk mi gandum potong tangan dao xiao mian, hamburger ala CHina rou jia mo, bumbu jellynoodles ma jiang la pi, dan kebab domba yang ditaburi jintan.

  1. Museum Tentara Terakota

Situs Warisan Dunia UNESCO ini menampilkan lebih dari 8.000 prajurit terakota, kuda, dan sekitar 10.000 senjata perunggu. Penggalian masih berlanjut hingga saat ini, dan lebih dari 300 potongan ditemukan hingga 2017 lalu. Para prajurit ini dibuat sebagai bagian dari atribut pemakaman Qin Shi Huang (259-210 SM), kaisar pertama Dinasti Qin. 

Jumlah keseluruhan tentara terakota diyakini sesuai dengan yang dimiliki sang kaisar di kehidupan nyata. Penemuan situs sejarah yang sangat berharga ini berawal dari upaya penggalian sumur oleh beberapa petani setempat pada 1974 silam, di mana masing-masing terakota tidak ada yang memiliki karakter wajah dan tubuh serupa. 

Barisan tentara berdiri di tiga lubang pameran, di mana pit satu adalah yang terbesar, berukuran panjang 230 meter, lebar 62 meter dan kedalaman tujuh meter. Obyek ini menempatkan sekitar 6.000 satuan pasukan dalam formasi pertempuran.

  1. Big Wild Goose Pagoda

Sama seperti Patung Liberty di New York, atau Menara Eiffel di Paris, Big Wild Goose Pagoda adalah struktur paling simbolis di Xi’an. Pagoda setinggi 64 meter ini dibangun 1.300 tahun lalu ketika Xi’an berperan sebagai ibu kota dari Dinasti Tang yang makmur. 

Bagian atas pagoda memberikan akses pemandangan megah kota tua, di mana jalan-jalan yang sibuk membentang rapi seperti kisi-kisi di papan catur, dilapisi oleh perpaduan arsitektur kuno dan bangunan tinggi modern. 

Pagoda tersebut dikatakan didedikasikan untuk Xuanzang, seorang biksu master selama Dinasti Tang yang melakukan perjalanan ke India untuk belajar agama Buddha, dan kemudian membawa kembali sutra. Pengalamannya ditampilkan dalam novel klasik China “Journey to the West.” 

  1. Gunung Huashan

Terletak 120 kilometer di sebelah timur kota Xi’an, Huashan adalah salah satu dari lima gunung tertinggi di China. Gunung setinggi 2.155 meter ini terkenal karena lereng curam dan jalan setapaknya yang memukau. Pencari sensasi harus menjelajah ke Chang Kong Plank Road, jalan kayu yang dibangun di samping tebing vertical, dengan ketinggian dari 1.000 meter di atas permukaan tanah. 

Jalan papan sepanjang 50 meter hanya memiliki lebar tidak lebih dari 50 sentimeter. Semua wisatawan diharuskan membayar perlindungan khusus untuk bisa mencoba sensasi berjalan yang menegangkan ini. Jalan setapak itu ditata lebih dari 700 tahun yang lalu oleh He Zhizhen, seorang pendeta Tao di Dinasti Yuan. 

  1. Museum Sejarah Shanxi

Museum sejarah provinsi Shanxi adalah tempat yang ideal untuk belajar tentang sejarah Tiongkok, terutama Dinasti Tang. Bangunan seluas 65.000 meter persegi ini menampilkan sekitar 370.000 peninggalan budaya yang ditemukan dari Zaman Batu hingga tahun 1840. 

Kebanyakan pameran memiliki deskripsi bahasa Inggris. Masuk ke museum gratis tetapi hanya 4.000 pengunjung diizinkan masuk pada hari tertentu. Semua barang di toko suvenir ditandai dengan harga yang bisa ditawar, di mana yang masuk akal adalah merayu untuk memberikan setengah harga. 

Redaktur: M Ailan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3,00 out of 5)
Loading...

Tentang

M Ailan
Become a good journalist...!

Lihat Juga

ICMI Rusia Gelar Workshop Penulisan Bersama Asma Nadia

Figure
Organization